Kongres Askab PSSI Pemalang Tak Kunjung Digelar, KONI dan Asprov Jateng Diminta Ambil Alih

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Desakan gelaran Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pemalang terus bergulir. Pegiat sepakbola meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang dan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah turun tangan menyelamatkan keruwetan di tubuh Askab PSSI Pemalang demi keberlangsungan persepakbolaan Kota Ikhlas.

“KONI dan Asprov PSSI Jateng harus turun tangan untuk menyelamatkan muka PSSI dan persepakbolaan Pemalang. Jangan sampai masalah ini dipasung, dihambat, dan dihancurkan oleh oknum-oknum tertentu,. Kalau perlu bekukan saja kepengurusan Askab PSSI Pemalang.” kata Heru Kundhimiarso, salah satu pegiat sepak bola Pemalang, Kamis 30 Maret 2023.

Kundhi yang juga CEO klub Persebo dan Eks Manager Tim Proprov Kabupaten Pemalang mengajak klub-klub dan para pegiat sepabola menggelorakan “revolusi” Askab PSSI Pemalang. “Kongres harus secepatnya digelar. Jika ada oknum yang sengaja menghambat karena kepentingan pribadinya, harus dilawan!” tegasnya.

Kongres Askab PSSI Pemalang lanjut Kundhi, harusnya sudah digelar beberapa waktu lalu. Sebab, Asprov PSSI Jateng sudah memerintahkan Askab PSSI Pemalang untuk menggelar kongres seperti tertuang dalam surat resmi yang dikirimkan ke Askab PSSI Pemalang sejak 28 November 2022 lalu.

“Ada apa dengan Askab Pemalang, kenapa tidak dilaksanakan kongres? Tentu ini terjadi karena ulah oknum di tubuh Askab PSSI Pemalang yang bermain,” imbuhnya.

Kundhi mendesak KONI Pemalang dan Asprov PSSI Jateng harus secepatnya mengambil alih, karena Askab PSSI Pemalang dianggap sudah tidak sanggup lagi menyelenggarakan kongres.

“Pecinta sepakbola Pemalang sangat mendambakan kepengurusan Askab PSSI yang solid dan sungguh-sungguh mengurus sepak bola, tanpa kepentingan tertentu. Revolusi Askab PSSI sudah kebutuhan wajib. Mari kita gelorakan ‘revolusi PSSI. Mari kita selamatkan Askab PSSI,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Pemalang, Nugroho Budhi Rahardjo sudah meminta Askab PSSI Pemalang untuk segera menggelar tahapan kongres luar biasa. Hal itu menyusul desakan klub-klub sepak bola Kota Ikhlas lantaran kepengurusan Askab PSSI Pemalang dianggap vakum pasca Ketua Askab PSSI yang juga Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, tersandung kasus korupsi.

KONI menilai kongres ini penting bagi kelangsungan persepakbolaan Pemalang. Mengingat, saat ini geliat dunia si kulit bundar tengah memuncak. Klub-klub sepak bola butuh keaktifan Askab PSSI sebagai pengasuh.

“Kalau Askab PSSI tidak sanggup, kami dari KONI akan ambil alih untuk mengurus kongres ini.” tegas Nugroho Budi Rahardjo dalam acara bukber bersama klub-klub sepak bola, Rabu 29 Maret 2023.

“Ini bukan intervensi, tetapi memang ada bunyi aturannya, apabila cabang olahraga (Cabor) tidak bisa melaksanakan itu (kongres) maka KONI akan mengambil posisi.” imbuhnya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!