Stok Darah PMI Pemalang Selama Pandemi Turun 40 Persen

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang di masa pandemi turun drastis hingga 40 persen dari kondisi sebelumnya padahal permintaan semakin meningkat.

Ini disampaikan Humas PMI Kabupaten Pemalang, Didik Husada saat ditemui di kantor nya, Selasa 16 Maret 2021.

“Dari data kebutuhan darah warga Pemalang kepada PMI sekitar 1500 kantong per bulan atau rata-rata 75 kantong sehari. Saat ini turun karena berbagai faktor, di antaranya pembatasan aktifitas instansi karena Work From Home (WFH),” ungkapnya.

Selain WFH atau bekerja dari rumah, menurutnya soal perizinan mengadakan acara donor darah juga menjadi persoalan. Secara otomatis acara donor darah secara umum dianggap menimbulkan kerumunan.

“Lalu soal vaksinasi, juga mempengaruhi. Jadi ada aturan warga yang sudah melakukan vaksinasi harus menunggu minimal 1 bulan untuk dapat melakukan donor kembali,” katanya.

Lebih lanjut, Didik menjelaskan upaya yang dilakukan PMI untuk mengatasi hal ini adalah jika ada pasien membutuhkan darah dan stok tidak ada maka, disarankan untuk mencari pendonor dari pihak keluarga.

“Upaya berkomunikasi dengan pihak pemerintah terutama dinas terkait juga sudah kami lakukan. Kita mengirim surat izin resmi ke dinas bahkan sampai kecamatan-kecamatan untuk penyelenggaraan donor darah. Artinya pembatasan tidak apa-apa, namun jangan membatasi kegiatan sosial seperti ini karena ini juga menyangkut keselamatan orang,”ungkapnya.

Didik berharap kepada masyarakat Pemalang yang peduli terhadap sesama agar bisa ikut andil dalam donor darah. Bisa langsung datang ke kantor PMI.

“Kita memfasilitasi itu, kita ingin mengajak masyarakat untuk ikut peduli. Prosedur pengecekan kondisi kelayakan bagi pendonor juga kami siapkan,” ungkapnya.

Disinggung soal ketersediaan stok plasma mantan penderitaan Covid-19 di PMI Pemalang, Didik mengatakan saat ini PMI Pemalang belum bisa memfasilitasi itu.

“Saat ini Jawa Tengah yang sudah bisa menyalurkan Plasma darah penderita Covid-19 untuk membantu penyembuhan baru 3 tempat. Yang terdekat yakni, PMI Banyumas, lalu PMI Kota Semarang, dan PMI Kota Surakarta,” pungkasnya.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor: Amin Nurrokhman

 

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!