WFH ASN Kota Tegal Tetap Jalan Meski BBM Turun, Ini Alasannya

Kamis, 9 April 2026 | 12.37
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menanggapi kebijakan WFH di tengah menurunkan harga BBM dan gencatan senjata di Timur Tengah.
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menanggapi kebijakan WFH di tengah menurunkan harga BBM dan gencatan senjata di Timur Tengah.

Pemkot Tegal tetap terapkan WFH bagi sebagian ASN meski BBM turun, sebagai upaya efisiensi dan pemulihan ekonomi, tanpa ganggu layanan publik.

TEGAL, puskapik.com - Kebijakan work from home atau WFH bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Tegal tetap diberlakukan meski harga bahan bakar minyak mulai turun dan situasi global berangsur mereda.

Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, kebijakan tersebut masih menjadi bagian dari upaya pemulihan atau recovery kondisi ekonomi yang terdampak dinamika global, termasuk situasi di Timur Tengah.

"Kita masih recovery terhadap situasi yang ada di Timur Tengah, yang mungkin saja masih berjalan. Ini kan baru dimulai gencatan senjata informasinya," ujar Agus Dwi, saat ditemui puskapik.com di Kantor Dinas Kesehatan, Kamis 9 April 2026.

Baca Juga: CFN Alun-alun Tegal Diprotes, Pedagang Mengadu hingga ke Presiden

Menurut Agus Dwi, Pemerintah Kota Tegal juga masih mengacu pada arahan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, dalam menerapkan transformasi budaya kerja ASN.

"Yang jelas, kita masih mengikuti petunjuk pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendagri," kata Agus Dwi.

Agus Dwi menambahkan, penerapan WFH saat ini masih dalam tahap awal, sehingga belum bisa diukur tingkat keberhasilannya.

Baca Juga: Ngopi Bareng di Angkringan, Ahmad Luthfi Kulakan Masalah dan Aspirasi Petani

Namun, kebijakan tersebut tetap akan didorong sebagai bagian dari penyesuaian sistem kerja ASN.

"WFH baru kita mulai, kita belum bisa mengukur tingkat keberhasilannya. Jadi kita akan dorong sepenuhnya," ucap Agus Dwi.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait