CFN Alun-alun Tegal Diprotes, Pedagang Mengadu hingga ke Presiden

Kamis, 9 April 2026 | 12.35
Ketua Paguyuban Pedagang Kawasan Alun-alun Tegal atau P2KAT, Anis Yuslam Dahda, menyerahkan berkas ke Badan Aspirasi Masyarakat di DPR RI, Rabu 8 April 2026. Foto : istimewa
Ketua Paguyuban Pedagang Kawasan Alun-alun Tegal atau P2KAT, Anis Yuslam Dahda, menyerahkan berkas ke Badan Aspirasi Masyarakat di DPR RI, Rabu 8 April 2026. Foto : istimewa

Pedagang Alun-alun Tegal laporkan kebijakan CFN ke pusat. Mereka keluhkan omzet turun, akses ibadah terganggu, dan minta evaluasi menyeluruh.

TEGAL, puskapik.com - Keluhan pedagang kawasan Alun-alun Kota Tegal terhadap kebijakan Car Free Night atau CFN tak lagi berhenti di tingkat daerah.

Paguyuban Pedagang Kawasan Alun-alun Tegal atau P2KAT, resmi melayangkan surat ke Presiden Prabowo Subianto, sejumlah kementerian hingga pimpinan DPR RI pada 15 Februari 2026.

Langkah ini diambil setelah para pedagang menilai aspirasi mereka mentok di level lokal, sementara dampak kebijakan penutupan kawasan kian terasa pada ekonomi pelaku usaha dan aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Ngopi Bareng di Angkringan, Ahmad Luthfi Kulakan Masalah dan Aspirasi Petani

Surat tersebut mendapat respons dari Ketua DPR RI, Puan Maharani yang kemudian mendelegasikan penanganan ke Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI melalui Ahmad Heryawan.

Ketua P2KAT, Anis Yuslam Dahda, mengungkapkan, pihaknya bahkan telah melakukan road show ke Jakarta pada 8 April 2026, mendatangi Istana Kepresidenan, Kementerian Dalam Negeri hingga Kementerian Perhubungan.

"Di Istana kami diterima sekretariat presiden. Aspirasi kami dicatat, katanya nanti akan diundang khusus," ujar Anis, Kamis 9 April 2026.

Baca Juga: Dari Berangkat Kerja Gowes hingga WFH, Cara Ahmad Luthfi Budayakan Hemat Energi di Jateng

Namun, bagi para pedagang, pencatatan itu belum menjawab persoalan utama di lapangan.

Anis menegaskan, kebijakan penutupan akses dengan portal di kawasan Alun-alun dinilai berlebihan.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait