Open post

Boby Dewantara Tepilih Jadi Ketua KNPI Pemalang versi Kubu Abdul Hakim

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Mohammad Boby Dewantara terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-13 Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Pemalang versi ketua Abdul Hakim di Pendopo Kantor Bupati Pemalang, Sabtu siang, 6 Februari 2021.

Boby menyampaikan, agenda utama KNPI Pemalang di bawah kepemimpinannya akan segera merancang rencana kerja ke depan dan membentuk struktur Pengurus Kecamatan (PK) KNPI di 14 kecamatan se-Kabupaten Pemalang.

“Kita akan sinkronkan rencana kerja dengan OKP-OKP yang ada. Tongkat estafet kemajuan dalam bidang apapun sangat ditentukan oleh peran pemuda,” ungkap Boby.

Menurutnya, jiwa yang berkarakter dan idealisme syarat utama bagi seluruh anggota KNPI Pemalang.

Disinggung soal dualisme KNPI di Kabupaten Pemalang, Boby menganggapnya sebagai hal yang tak perlu dipermasalahkan. Baginya dualisme juga terjadi di tingkat pusat dan daerah.

“Yang jelas KNPI saya menginduk kepada KNPI Abdul Aziz, soal legitimasi kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Bupati. Jadi kebijakan saya nantinya juga akan disinkronkan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Pemalang kepemimpinan Pak Bupati yang baru,” katanya.

Boby berharap bisa merangkul semua organisasi kepemudaan yang ada untuk pemberdayaan dalam bidang kewirausahaan demi kemajuan bersama.

Sementara itu, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan harapannya kepada kepengurusan KNPI yang baru ditetapkan ini untuk bisa menjadi pelopor perubahan.

“Pemuda sebagai ujung tombak yang secara langsung terjun dalam pemberdayaan-pemberdayaan di masyarakat. Program-program kami akan lebih berperan apabila para pemuda sengkuyung bersama-sama,” ujarnya.

Selain itu, Agung menyadari dualisme kepengurusan KNPI di Pemalang harus dicarikan solusinya. Bagaimana pun pemuda harus bersatu, perbedaan pendapat dan perbedaan pandangan itu hal yang biasa.

Selain bupati dan wakil bupati Pemalang, dalam acara tersebut hadir pula ketua DPD KNPI Jawa Tengah Abdul Wahid, jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, dan beberapa organisasi kepemudaan Pemalang.

Diberitakan sebelumnya, dualisme kepengurusan KNPI Pemalang berawal dari caretaker kepengurusan KNPI Pemalang versi Ketua Rinaldi yang menginduk pada KNPI versi ketua Abdul Hakim.

Kubu KNPI Renaldi menggelar Musda ke-13 dan menegaskan bahwa hanya ada satu kepengurusan KNPI di Pemalang. Rinaldi sendiri kembali terpilih secara aklamasi dalam Musda 12 Februari 2021 lalu.

Sedangkan KNPI versi Ketua Abdul Hakim menggelar Musda pada hari ini, 6 Maret 2021.

Penulis: Baktiawan Candheki
Editor: Faisal M

Open post

Gelar Milenial Fest 2020, KNPI Pemalang Rangkul Kawula Muda

PEMALANG (PUSKAPIK) – Pemalang Milenial Fest 2020 yang berlangsung dari Sabtu (22/2/2020) pagi hingga malam hari ini berlangsung meriah. Ratusan orang dari beragam latar belakang mengikuti acara yang digelar oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pemalang itu.

Rangkaian acara diawali dengan senam pagi di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Tak kurang dari 800 orang dari beberapa organisasi kepemudaan dan pelajar ikut dalam kegiatan olahraga tersebut.

Ketua panitia Pemalang Milenial Fest 2020, Akhwan mengatakan, usai senam pagi, kegiatan dilanjutkan dengan donor darah di Pendopo Kantor Bupati Pemalang. “Untuk donor darah, KNPI menggandeng PMI Pemalang, harapannya agar generasi milenial punya rasa kepedulian terhadap sesama,” katanya, Sabtu (22/2/2020).

Setelah donor darah, para pemuda dan pelajar kemudian diajak mengikuti seminar politik bertema “Cool Poltics: Partai Politik untuk Generasi Milenial (Meneropong Pilbup Pemalang 2020). Diskusi politik sengaja digelar karena sebagian peserta adalah pemilih pemula pada Pilkada kali ini. Diharapkan melalui acara ini, pemuda dan pelajar lebih melek terhadap dinamika politik yang terjadi di Pemalang serta menjadi agen perubahan bagi daerah.

Pemalang Milenial Fest 2020 ditutup dengan gelar budaya di depan Pendopo Bupati. Gerimis rintik-rintik tak menyurutkan antusias pengisi acara dan penonton yang hadir. Suguhan musik pop, tari tradisional yang dibawakan oleh sebagian besar anak muda itu semakin menambah meriah suasana malam ini.

“Alhamdulillah sesuai dengan harapan kami, dari awal sampai akhir antusiasme peserta sangat bagus,” kata Akhwan.(WW)

Scroll to top