Open post

Purwokerto Tuan Rumah Sirnas Bulutangkis 2020

PURWOKERTO (PUSKAPIK)-Perhelatan akbar Sirkuit Nasional (Sirnas) bulu tangkis akan kembali bergulir di delapan kota sepanjang tahun 2020 ini. Purwokerto kembali dipilih menjadi tuan rumah Seri pertama Djarum Sirnas yang digelar di GOR Satria, di Jalan Prof Suharso No 50, Purwokerto.

Even itu direncanakan digelar 28 Maret mendatang. Kepastian Purwokerto menjadi tuan rumah setelah ditandatanganinya MOU antara PP PBSI dengan Pengprov dan Pengacab PBSI Rabu (5/2/2020 di Djakarta Theater Building Jakarta.

Delapan kota yang berada di delapan provinsi berbeda itu ditunjuk menjadi tempat sirnas, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jambi, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Selatan.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto mengatakan bahwa Sirkuit Nasional adalah suatu kegiatan yang sangat penting bagi sebuah organisasi olahraga.

Menurutnya ada tiga kunci yang membuat olahraga bisa berhasil yaitu pembinaan, kompetisi dan organisasi. Dan Sirkuit Nasional adalah manifestasi di bidang kompetisi. Sirkuit Nasional dibagi menjadi tiga, Sirnas Premier, Sirnas A dan Sirnas B. Yang ditandatangani ini adalah Sirnas Premier dan Sirnas A.

“Purwokerto kembali dipilih karena banyak bibit bibit atlit yang lahir dari daerah ini, kemudian animo peserta banyak dan penonton antusias dan tertib,” ucap Budiharto.

Menurut Budiharto, dari delapan kota tahun lalu yang kembali ditunjuk menjadi tempat Sirnas hanya tiga kota yaitu Purwokerto, DKI Jakarta dan Bandung (Jawa Barat). Sementara lima kota lain adalah kota baru.

“Sirkuit nasional dipastikan akan lebih bergengsi dan lebih kompetitif. Karena tahun ini PP PBSI dan pihak pelaksana terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas dalam segi-segi teknis baik segi kondisi lapangan, pencahayaan hingga AC termasuk pengaturan rundown yang mengacu pada standarisasi turnamen internasional atau minimal kejuaraan nasional,” ujar Budiharto.

Ketua Pengcab PBSI Eko Prijanto berharap di sirkuit nasional tahun ini pesertanya akan meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Karena akan menjadi ukuran pada pembinaan di daerah, sehingga akan muncul juara-juara dari klub menengah maupun kecil dari Purwokerto dan sekitarnya.

“Pada Sirkuit Nasional Premier tahun lalu diikuti oleh 959 pemain yang memperebutkan 19 gelar dari berbagai sektor. Kita berharap tahun ini ada peningkatan kuantitas maupun kualitas,” katanya.(AR)

Scroll to top