Bupati Tegal Ischak Bakal Perbaiki Jembatan Gantung Sangkanjaya dengan Anggaran BTT

Kamis, 26 Maret 2026 | 15.55
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, didampingi wakilnya, Ahmad Kholid  tinjau jembatan gantung Desa Sangkanjaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Kamis 26 Maret 2026.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, didampingi wakilnya, Ahmad Kholid tinjau jembatan gantung Desa Sangkanjaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Kamis 26 Maret 2026.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meninjau kerusakan jembatan gantung Sangkanjaya dan memerintahkan DPUPR segera melakukan perbaikan darurat dengan dana BTT.

SLAWI, puskapik.com – Setelah meninjau jembatan gantung di Desa Sangkanjaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) segera melakukan perbaikan darurat. Perbaikan tersebut akan dilakukan secepatnya menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).

“Nanti akan kita gunakan dana BTT. DPUPR akan menyusun desain perbaikan yang lebih kuat beserta estimasi anggarannya,” kata Bupati Ischak yang juga didampingi Kepala DPUPR Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto saat kunjungi jembatan gantung Sangkanjaya, Kamis 26 Maret 2026.

Baca Juga: Wagub Jateng Taj Yasin Tinjau Masjid Bersejarah yang Terbakar di Boyolali

Bupati menyanpaikan, kerusakan jembatan dipicu oleh kondisi arus Sungai Gung yang meluap dan menggerus struktur penopang jembatan.

“Kita meninjau kondisi pondasi jembatan pasca banjir. Di aliran Sungai Gung memang terjadi banjir besar dan saat ini kondisinya sangat membahayakan,” ujarnya.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa bagian abutment atau struktur bawah di ujung jembatan mengalami ambles akibat gerusan arus air yang berubah arah. Abutment sendiri merupakan komponen penting yang berfungsi menopang bentang jembatan sekaligus menahan tekanan tanah di sekitarnya.

Menurut Ischak, perubahan arah arus sungai menjadi salah satu faktor utama kerusakan. Arus yang sebelumnya dominan di sisi barat, saat banjir justru mengarah ke sisi timur dan mengikis fondasi jembatan.

Baca Juga: Kendaraan Arus Balik Tersendat di Ruas Ketanggungan-Pejagan Brebes

“Banjir besar ini diduga mengalihkan arus dari sisi barat ke timur, sehingga terjadi gerusan pada abutment dan menyebabkan struktur jembatan tidak lagi stabil,” jelasnya.

Perbaikan jembatan ditargetkan dapat dilaksanakan pada tahun ini, mengingat peran vital jembatan gantung tersebut sebagai akses utama warga dari Desa Danawarih menuju Desa Sangkanjaya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait