Lebaran Kelabu di Pemalang, Ledakan Petasan hingga Pohon Tumbang Saat Salat Ied

Lebaran di Pemalang diwarnai tragedi: ledakan petasan, kecelakaan takbir keliling, hingga pohon tumbang saat Salat Idulfitri yang menelan korban jiwa.
PEMALANG, puskapik.com – Hari Raya Idulfitri yang semestinya menjadi momen penuh suka cita, nyatanya tak selalu berjalan mulus di Kabupaten Pemalang.
Sederet tragedi pernah terjadi di Pemalang hingga membekas dan menjadi pengingat bahwa euforia Lebaran kadang berjalan beriringan dengan duka.
Dari ledakan petasan raksasa hingga pohon ambruk saat Salat Idulfitri. Berikut rangkaian peristiwa tragis yang pernah terjadi saat momen Lebaran di Pemalang.
Baca Juga: Malam Takbiran di Jateng Kondusif, 55 Titik Aman Nyaris Tanpa Insiden
Tragedi Petasan Semingkir
Peristiwa mengenaskan pernah terjadi di Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, pada Agustus 2013. Tradisi menyalakan petasan untuk memeriahkan Idulfitri berubah jadi petaka.
Saat itu, warga membuat petasan berukuran jumbo, bahkan disebut sebesar tubuh manusia. Petasan tersebut diarak ke tengah lapangan dan dijunjung oleh tiga pemuda sebelum dinyalakan.
Baca Juga: Dentuman Sound Horeg hingga Ogoh-Ogoh Ramaikan Malam Takbiran di Kalirejo Kendal
Namun, suasana meriah berubah menjadi horor ketika sejumlah pemuda yang mengerubungi petasan tidak menyadari sumbu telah terbakar.
Dalam hitungan detik, ledakan dahsyat terjadi. Korban terpental jauh dari lokasi. Salah satu korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan.


