Pasca Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Tegal Lanjutkan Pengamanan Melalui Giat KRYD Hingga 29 Maret

Polres Tegal resmi mengakhiri Operasi Ketupat Candi 2026. Pengamanan dilanjutkan lewat KRYD hingga 29 Maret guna menjaga kamtibmas pasca arus mudik dan balik Lebaran.
SLAWI, puskapik.com – Kepolisian Resor (Polres) Tegal secara resmi mengakhiri masa tugas Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026 yang fokus pada pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, Polres Tegal langsung menggulirkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang akan berlangsung hingga
29 Maret mendatang.
Penegasan tersebut dalam Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal di lapangan Mapolres Tegal, Kamis, 26 Maret 2026.
Baca Juga: Bupati Tegal Ischak Bakal Perbaiki Jembatan Gantung Sangkanjaya dengan Anggaran BTT
Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, dan seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Operasi.
Dalam amanatnya, Kapolres Tegal menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel serta instansi terkait atas dedikasinya selama masa pengamanan Lebaran.
Berdasarkan data evaluasi, pelaksanaan Operasi Ketupat Candi di wilayah hukum Polres Tegal dinyatakan berhasil menjaga stabilitas kamtibmas.
Baca Juga: Wagub Jateng Taj Yasin Tinjau Masjid Bersejarah yang Terbakar di Boyolali
“Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari dedikasi, loyalitas, dan kerja keras seluruh personel di lapangan. Arus mudik maupun arus balik dapat dikendalikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Bayu Prasatyo.


