Lintas Komunitas Pemalang Bergerak, Hijaukan Mata Air Lereng Gunung Slamet

Minggu, 29 Maret 2026 | 18.37

Lintas komunitas Pemalang tanam 700 pohon di 4 mata air Gunung Slamet, jaga ekosistem dan pulihkan lahan kritis Pulosari.

PEMALANG, puskapik.com – Upaya menjaga kelestarian sumber air di lereng Gunung Slamet Kabupaten Pemalang terus digencarkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitarnya.

Upaya pelestarian sumber air itu dilakukan lintas komunitas bersama pemerintah dan relawan lewat penanaman pohon di sumber mata air wilayah Kecamatan Pulosari, Minggu 29 Maret 2026.

Aksi penanaman pohon ini diinisiasi oleh Lintas Komunitas Penjaga Mata Air (LIMATA) dengan menyasar empat titik sumber mata air, yakni Mata Air Sirawud, Gondang, Penjalin, dan Bawangan.

Baca Juga: Ribuan Penumpang Padati Stasiun KA Tegal di Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Penanaman pohon dilakukan sebagai langkah konkret menjaga keberlanjutan sumber air sekaligus memulihkan kondisi lahan yang mulai kritis di kawasan tersebut.

Berbagai elemen terlibat dalam aksi tersebut, mulai dari Pemerintah Desa dan Kecamatan Pulosari, BPBD, Pramuka, PMI, hingga sejumlah organisasi dan komunitas pecinta alam di Kabupaten Pemalang.

Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kelestarian sumber air di wilayah pegunungan.

Baca Juga: Golkar Kendal Tegaskan Kasus Dugaan Penggelapan Koperasi Murni Urusan Pribadi

Camat Pulosari, Arif Seno Aji, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari misi konservasi yang berangkat dari kepedulian komunitas LIMATA terhadap kondisi sumber-sumber mata air.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait