Setahun Kepemimpinan Bupati Anom Dinilai Gagal, DPRD Pemalang Beri Raport Merah

Anggota DPRD Pemalang Heru Kundhimiarso memberi “rapor merah” untuk kinerja Bupati Anom Widiyantoro. Ia menyoroti kisruh UHC, honorer, banjir, dan sampah.
PEMALANG, puskapik.com – Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Pemalang, Heru Kundhimiarso, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam satu tahun terakhir.
Kundhi secara tegas menyebut kinerja kepala daerah tersebut layak mendapat “rapor merah”.
Hal itu disampaikan Heru Kundhimiarso usai Rapat Paripurna Pembentukan Pansus LKPJ Bupati Pemalang Akhir Tahun Anggaran 2025, Jumat 27 Maret 2026.
“Muncul pertanyaan: apa penilaiannya sebagai wakil rakyat atas setahun kinerja bupati? Jawabannya jelas: rapor merah!” kata Kundhi.
Baca Juga: Buku Kas Warung Obat Bongkar Dugaan Setoran ke Oknum, Dedy Yon Minta Institusi Bertindak
Menurutnya, penilaian tersebut bukan tanpa dasar. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai berbagai persoalan krusial di Kabupaten Pemalang hingga kini belum tertangani dengan baik.
Mulai dari kisruh program Universal Health Coverage (UHC), persoalan tenaga honorer yang memaksakan skema outsourcing yang memiliki potensi persoalan hukum seperti di Kabupaten Pekalongan.
“Loh kok bisa? Ya bisa lah, wong keliatan jelas seperti apa kinerjanya! Dari kisruh UHC, carut marutnya hononer memaksa sistem outsourcing dan itu berpotensi bermasalah hukum seperti di Pekalongan,” ujarnya.
Baca Juga: Dikabarkan Hilang, Seorang Kakek 70 Tahun Asal Gringsing Ditemukan Meninggal di Kendal
Tak hanya itu, mantan aktivis Walhi ini juga menyoroti buruknya kondisi infrastruktur, khususnya drainase dan sungai yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di hampir seluruh wilayah Pemalang.


