Polres Pekalongan Rilis Hasil Operasi Pekat: Beberapa Kasus Terungkap, Pencabulan Jadi Sorotan

Polres Pekalongan ungkap 9 kasus dalam Operasi Pekat 2026 dengan 10 tersangka, meliputi perjudian, pencabulan, pengeroyokan hingga peredaran petasan.
PEKALONGAN, puskapik.com - Polres Pekalongan menggelar konferensi pers hasil Operasi Pekat 2026 di Gedung Aula Setia Polres Pekalongan, Selasa (31/3/2026).
Operasi yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan itu berhasil mengungkap sejumlah kasus penyakit masyarakat.
Kapolres Pekalongan Rachmad C. Yusuf menyampaikan, total terdapat 9 kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran Sat Reskrim dengan jumlah 10 tersangka.
Rinciannya meliputi 1 kasus pengeroyokan, 3 kasus perjudian, 2 kasus pencabulan, serta 3 kasus petasan.
Baca Juga: Diduga Korban Tawuran di Jalingkut, Seorang Pelajar SMK di Brebes Meninggal
“Selama pelaksanaan operasi pekat kurang lebih dua minggu, kami berhasil mengungkap 9 kasus dengan 10 tersangka,” ujar Kapolres dalam konferensi pers.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kodim 0710 Pekalongan, Kejaksaan Negeri Pekalongan, Detasemen B Pelopor Brimob Kalibanger, serta pejabat utama dan para kasat di lingkungan Polres Pekalongan.
Kapolres menegaskan, dari sejumlah kasus yang diungkap, perkara pencabulan menjadi perhatian serius. Dua kasus terjadi di wilayah Kesesi dan Wonopringgo dengan korban anak-anak.
Baca Juga: Long Weekend Bulan April, Ini Rekomendasi Tempat Wisata di Brebes Untuk Liburan
Kasus pertama terjadi di Kecamatan Kesesi dalam kurun waktu Juni 2025 hingga 16 Februari 2026. Polisi mengamankan tersangka berinisial S (29), warga Desa Ponolawen. Dalam kasus ini, terdapat lima korban anak.


