Musrenbang Kabupaten Pekalongan, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman Tekankan Prioritas Infrastruktur dalam RPJMD 2025–2029

Selasa, 31 Maret 2026 | 15.36

Plt Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas RPJMD 2025–2029 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

PEKALONGAN, puskapik.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2025–2029.

Hal tersebut disampaikan secara daring dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pekalongan yang digelar di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Selasa (31/03/2026), dengan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga: Polres Pekalongan Rilis Hasil Operasi Pekat: Beberapa Kasus Terungkap, Pencabulan Jadi Sorotan

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sukirman menegaskan bahwa tema RKPD Tahun 2027, yang merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029, adalah “Penguatan Infrastruktur Dasar yang Merata dan Optimalisasi Potensi Daerah untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.” Tema tersebut selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni Kabupaten Pekalongan yang maju, adil, dan sejahtera.

Menurutnya, penguatan infrastruktur dasar menjadi fokus penting karena memiliki dampak langsung terhadap optimalisasi potensi daerah. Ia meyakini, infrastruktur yang baik akan mampu mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Big Data Program MBG

“Kalau infrastruktur dasar bagus, insyaallah kemudian tingkat pertumbuhan ekonomi kita bisa terus menjadi berkembang dan maju,” ujar Sukirman.

Ia juga menjelaskan bahwa tema pembangunan tersebut telah dirumuskan secara matang oleh Sekretaris Daerah bersama seluruh jajaran, dengan mempertimbangkan masukan dari DPRD serta aspirasi masyarakat. Infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan mendasar yang harus segera ditangani secara bersama-sama.

Lebih lanjut, Sukirman mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah telah mulai melakukan penataan dan evaluasi terhadap program-program infrastruktur melalui APBD. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk merealisasikan fokus pembangunan infrastruktur secara lebih konkret pada tahun 2027.

“Di tahun 2027 kita akan mencanangkan sebagai tahun infrastruktur. Tahun yang akan menjadi tekad kita memperbaiki infrastruktur, terutama jalan-jalan. Atas berbagai aspirasi masukan ini tentu saja menjadi dasar pokok yang kuat, apalagi tentu saja menginduk atau ada payung hukumnya yaitu RPJMD 2025-2029,” tegasnya.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait