Tebing Longor 30 Meter di Desa Cilibur, Pemkab Brebes Siapkan Relokasi Jalur

Pemkab Brebes telah mengambil langkah cepat dalam penanganan tebing longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Brebes dengan relokasi jalur
BREBES, puskapik.com - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah cepat dalam penanganan longsor yang melanda Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, pada Minggu (08/02/2026) pukul 01.00 WIB.
Longsor di Cilibur dipicu curah hujan intens tinggi di wilayah Brebes Selatan menyebabkan banjir pada Kali Longkrang.
Banjir kemudian menggerus tebing sebelah utara hingga memicu longsoran dengan dimensi panjang sekitar 20 meter dan tinggi 30 meter.
Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Kendal Tanam Jagung Serentak di Kedungsuren
"Kami segera berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait setelah mendapatkan informasi pertama kali. Keselamatan masyarakat serta kelancaran akses transportasi menjadi prioritas utama pemerintah daerah," kata Bupati Paramitha, Minggu (8/3/2026)
Longsoran tersebut menyebabkan badan jalan kabupaten ruas Cilibur-Langkap terdampak sepanjang 50 meter, dengan seluruh lebar jalan eksisting 3 meter tergerus total akibat material tanah yang runtuh.
Pada pukul 08.30 WIB hari yang sama, terjadi longsor susulan yang mengenai talud penahan tebing dan bangunan kamar mandi SMP Muhamadiyah 03 Paguyangan dengan dimensi lebar 3 meter dan panjang 6 meter.
Potensi Longsor Susulan
Beberapa titik di lokasi masih menunjukkan tanda retakan yang mengindikasikan potensi longsor susulan.
Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut.
Artikel Terkait

Bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes Masih Rawan Longsor Susulan, Retakan Tanah Jadi Indikasi

Ramadan Berbagi, PT Bintang Indokarya Gemilang Santuni Anak Yatim dan Salurkan Sembako di Brebes

Dindikpora Brebes Alihkan Sementara KBM Siswa Terdampak Longsor di Paguyangan Brebes
