Relawan Bangbara Siaga H-10 hingga H+10 Lebaran Bantu Pemudik di Titik Rawan Longsor Gunung Lio Salem Brebes

Relawan Bangbara Adventure Salem siaga 24 jam jelang mudik Lebaran 2026 untuk membantu pemudik di jalur rawan Banjarharjo–Salem–Majenang.
BREBES, puskapik.com – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, relawan Bangbara Adventure Salem, Kabupaten Brebes, menyatakan kesiapan penuh untuk membantu pemudik yang melintas di jalur Banjarharjo–Salem–Majenang, terutama di titik-titik rawan longsor dan kecelakaan.
Koordinator relawan Bangbara Adventure Salem, Serma (Purn) Wartono, mengatakan, pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan Gunung Lio, Kecamatan Salem, dan Banjarharjo.
“Selama ini jalur tersebut memang rawan, baik karena longsor maupun kecelakaan akibat kondisi jalan yang menurun dan berkelok. Menghadapi musim mudik, kami siaga penuh 24 jam,” ujarnya.
Wartono menambahkan, insiden yang kerap terjadi di jalur ini antara lain mobil dan motor terperosok akibat rem blong. Motor matic khususnya lebih rentan mengalami kendala saat menuruni turunan panjang dan tikungan tajam.
Karena kerawanannya, Wartono menyarankan pemudik dari arah Pantura yang hendak menuju Majenang dan Cilacap untuk memilih jalur tengah via Bumiayu yang relatif lebih aman.
"Kondisi jalur alternatif Banjarharjo–Salem–Majenang saat ini cukup berisiko, terlebih curah hujan masih tinggi," katanya.
Baca Juga: Kronologi Longsor SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes, Diawali Longsornya Jalan Cilibur–Plompong
Wartono menambahkan, relawan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan di perjalanan. Relawan juga akan aktif berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memantau kondisi lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Relawan Bangbara Adventure Salem siaga 24 jam dari H-10 sampai H+10. Keselamatan pemudik menjadi prioritas utama,” kata Wartono.


