Karyawati Positif Covid-19, Bank Swasta Terbesar di Kota Tegal Alihkan Pelayanan

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi (dua dari kiri) memberikan keterangan pers terkait kasus positif Covid-19 karyawati sebuah bank swasta di Kota Tegal, Selasa sore, 2 Juni 2020. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Tegal – Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi membantah adanya penutupan kantor cabang sebuah bank swasta terbesar di Kota Tegal, menyusul salah satu karyawati berinisial EYK (28) dinyatakan positif Covid-19. Bantahan tersebut diungkapkan Jumadi saat menggelar konferensi pers bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Tegal serta kepala cabang bank swasta terbesar di Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa sore, 2 Juni 2020.

Jumadi menegaskan, tidak ada penutupan bank swasta di Kota Tegal terkait kasus positif Covid-19. Yang ada hanya pengalihan pelayanan ke kantor cabang pembantu terdekat. Transaksi menggunakan ATM tetap berjalan normal.

“Tidak ada penutupan bank di Kota Tegal. Yang ada hanya pengalihan pelayanan ke kantor cabang pembantu terdekat,” katanya.

Jumadi menjelaskan, karyawati bank yang positif Covid-19 tersebut merupakan warga Desa Slawi Wetan, Kabupaten Tegal. Ia saat ini menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Harapan Sehat Slawi.

“Dia warga Kabupaten Tegal. Di rawat di rumah sakit Harapan Sehat Slawi,” ujar Jumadi.

Menurut Jumadi, EYK sebelumnya sempat menjalani rapid test mandiri di Rumah Sakit Mitra Keluarga dengan hasil reaktif pada 18 Mei 2020. Menindaklanjuti hal tersebut, dilakukan pemeriksaan swab pertama oleh pihak rumah sakit pada 19 Mei 2020 dengan hasil negatif dan inkonklusif. Kemudian dilakukan swab ulang pada 26 dan 27 Mei 2020, hasilnya positif.

“Jadi yang bersangkutan telah menjalani isolasi sejak 18 Mei 2020 setelah hasil rapid test-nya reaktif,” ujarnya.

Terkait hal ini, tambah Jumadi, manajemen bank telah melakukan rapid test terhadap 131 karyawannya dan semua hasilnya nonreaktif atau negatif. Dinas Kesehatan Kota Tegal saat ini tengah melakukan tracing nasabah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Sudah dilakukan rapid test terhadap 131 karyawan bank tersebut, semuanya nonreaktif atau negatif,” kata Jumadi.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan