Pembelajaran Tatap Muka, Dindikbud Pemalang Klaim Tak Ada Klaster Sekolah

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama Kepala Dindikbud Mualip meninjau pelaksanaan PTM di sejumlah SD dan SMP pasca Pemalang masuk Level 2, Selasa, 7 September 2021. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dindikbud Pemalang terus berupaya memperluas pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) SD dan SMP di wilayahnya. Di tengah isu klaster penyebaran Covid-19 di berbagai daerah, Dindikbud memastikan PTM Pemalang aman.

Jumlah sekolah di Kabupaten Pemalang yang menggelar PTM mencapai ratusan. Awal September 2021, ada 108 SD dan 59 SMP yang menggelar PTM.

“Sekarang di Pemalang sudah ada sekitar 200 sekolah yang menggelar PTM, kita sedang melakukan verifikasi lagi semoga bertambah,” kata Kepala Dindikbud Pemalang Mualip, Minggu, 3 Oktober 2021.

Mualip menegaskan, hingga kini belum ada klaster penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan PTM di Kabupaten Pemalang. “Alhamdulilah aman, tidak ada klaster baru. Kami terus mengingatkan konsistensi penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Dindikbud juga terus berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan, Polres, dan Satgas Covid-19 guna mengantisipasi munculnya klaster baru Covid-19 dalam pelaksanaan PTM di Pemalang.

“Kalau toh nanti ditemukan positif di bawah 1% itu bisa berjalan, 1% sampai 5% itu dikarantina, kalau di atas 5 dihentikan,” kata Mualip.

Dikutip dari detik.com, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat 1.303 sekolah menjadi klaster COVID-19 selama pelaksanaan PTM terbatas.

Data Kemendikbudristek tersebut dihimpun dari survei yang dipublikasi di situs https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/home/survey-ptm-dashboard-spasial, Kamis, 23 September 2021.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini