Diduga Akibat Korsleting Listrik, Tiga Rumah di Tegal Ludes Terbakar

Sejumlah relawan PMI Kabupaten Tegal melakukan assesment di lokasi kebakaran yang meludeskan tiga rumah warga di desa Sumbarang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COK, Tegal – Tiga unit rumah warga di Desa Sumbarang, Dukuh Jlatong RT 11 RW 3, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, ludes dilalap si Jago merah, Jumat malam, 4 September 2020. Tiga rumah yang terbakar 2 di antaranya adalah rumah semi permanen dari kayu milik keluarga Rohidi (60) dan Tamran (65) serta 1 rumah permanen milik Samsudin (55).

Informasi yang diterima Puskapik.com dari PMI Kabupaten Tegal menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.55 WIB. Kebakaran bermula dari munculnya titik api dari pal listrik rumah Rohidi. Api dengan cepat merembet ke meteran KWH listrik sehingga menimbulkan ledakan.

Kobaran api langsung membesar dan merembet ke dua rumah lainnya. Warga ramai-ramai berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba.

“Karena rumah terbuat dari kayu ditambah anginnya kenceng, api cepat membesar. Warga di sini kewalahan,” ujar salah satu warga, Sulistyo.

Dalam waktu cepat api melumat ketiga bangunan rumah. Dua rumah semi permanen ludes terbakar beserta seluruh perabotannya. Sedangkan 1 rumah permanen terbakar bagian atapnya. Lokasi yang cukup jauh dan akses jalan yang sulit menjadikan mobil pemadam terlambat datang.

“Mobil pemadam datang saat ketiga rumah sudah ludes. Akhirnya hanya melakukan pendinginan,” imbuh Sulistyo.

Tim relawan PMI Kabupaten Tegal, Sabtu pagi, 5 September 2020 langsung melakukan assessment ke lokasi kebakaran untuk melakukan pendataan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Hanya kerugian materiil akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp125.000.000. Dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek .

“Kami sudah melalukan assessment. Nanti akan segera dikirimkan bantuan pangan dan kebutuhan yang mendesak untuk para korban,” ujar Ramedon, relawan PMI Kabupaten Tegal.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan