460 Warga Kota Tegal Terima Sertifikat Tanah

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono menyerahkan Sertifikat Tanah Program PTSL tahun 2020 kepada perwakilan warga di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Rabu, 15 Juli 2020.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Tegal – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kota Tegal berhasil menyelesaikan pembuatan 460 sertifikat tanah milik warga. Penyerahan 460 Sertifikat Hak Milik (SHM) tersebut dilakukan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu, Balaikota Tegal. Rabu, 15 Juli 2020.

Ikut dalam penyerahan sertifikat, Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, Kepala ATR/BPR Kota Tegal, Siyamto serta Jajaran Forkopimda Kota Tegal.

Walikota mengungkapkan, tanah merupakan aset yang harus dikelola dengan baik, aman, tanpa sengketa. Karena itu, kepemilikan sertifikat tanah sangatlah penting.

“Dengan memiliki sertifikat hak milik (SHM) tanah seseorang telah sah secara hukum atas penguasaan sebidang tanah,” kata Dedy Yon dihadapan ratusan masyarakat penerima sertifikat.

Dedy Yon berpesan agar sertifikat tanah yang diterima warga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kalaupun untuk dijaminkan di Bank harus digunakan untuk mendukung usaha. Menurut Dedy, kalau sudah berkecukupan, lebih baik sertifikat disimpan dengan baik untuk anak cucu.

“Boleh dijaminkan di bank, namun harus digunakan untuk usaha atau kegiatan produktif, jangan untuk konsumtif beli barang mewah” ucapnya.

Kepala Kantor ATR/BPN Kota Tegal ,Siyamto, mengatakan 460 sertifikat yang diserahkan dari program PTSL tahun 2020 kali ini merupakan yang terakhir untuk Kota Tegal. Program PTSL kali ini, tambah Siyamto telah selesai pada 31 Mei 2020, lebih cepat empat (4) bulan dari batas waktu selesai yang harusnya di bulan 30 September 2020.

“Perlu kami sampaikan, bahwa 460 Sertifikat Tanah yang diserahkan hari ini adalah program PTSL terakhir dalam tahun 2020,” ujarnya.

Ia berharap sertifikat tanah yang diterima dapat dimanfaatkan lebih lanjut kegiatan produktif seperti yang selalu di disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Boleh sertifikat dijaminkan, namun harus dihitung betul dan tidak digunakan untuk kepentingan konsumtif belaka,” ucap Siyamto menyampaikan pesan presiden.

Siyamto menargetkan di tahun 2021 seluruh bidang tanah di Kota Tegal sudah terpetakan, sehingga harapannya peta tanah di Kota Tegal dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan Smart City Kota Tegal.

Selain menyerahkan 460 sertifikat tanah milik warga, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan 65 bidang sertifikat hak pakai dari Kantor ATR/BPN kepada Pemkot Tegal.

“Dalam kesempatan ini kami juga menyerahkan 65 bidang sertifikat hak pakai dari Kantor ATR/BPN kepada Pemkot Tegal,” kata Siyamto.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan