Perpustakaan Soekarno-Hatta Kabupaten Tegal Akan Buka Layanan Akhir Pekan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15.50
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal mengadakan Temu Inspirasi Literasi dan Buka Bersama bersama forum komunikasi relawan literasi dengan pustakawan Disperpusip di Gedung Perpustakaan Soekarno-Hatta Slawi, Jumat (6/3) lalu.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal mengadakan Temu Inspirasi Literasi dan Buka Bersama bersama forum komunikasi relawan literasi dengan pustakawan Disperpusip di Gedung Perpustakaan Soekarno-Hatta Slawi, Jumat (6/3) lalu.

Disperpusip Kabupaten Tegal berencana membuka Perpustakaan Soetta di akhir pekan dengan dukungan relawan literasi guna memenuhi kebutuhan ruang baca masyarakat.

SLAWI, puskapik.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal berencana membuka layanan Perpustakaan Daerah Soekarno-Hatta (Soetta) di akhir pekan. Hal ini dilakukan guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ruang baca yang representatif saat hari libur.

Gagasan ini mencuat dalam acara Temu Inspirasi Literasi dan Buka Bersama antara forum komunikasi relawan literasi dengan pustakawan Disperpusip di Gedung Perpustakaan Soetta, belum lama ini.

Plt. Kepala Disperpusip Kabupaten Tegal, Hari Nugroho, mengapresiasi semangat para relawan dalam meningkatkan budaya baca, termasuk merespons aspirasi publik terkait jam operasional perpustakaan. Ia mengakui, keterbatasan tenaga pustakawan selama ini menjadi kendala utama untuk membuka layanan di hari libur atau akhir pekan.

Baca Juga: KPU Brebes Temukan Data Tak Padan Saat Coktas PDPB Triwulan I

“Antusiasme pengunjung ke gedung baru Perpustakaan Soetta ini sangat baik, apalagi ini gedung baru.Namun, banyak permintaan dari kalangan pekerja dan keluarga agar kami juga buka di malam Minggu dan hari Minggu. Ini yang sedang kami upayakan,” ujar Hari, Selasa (10/3).

Sebagai solusi, Hari menawarkan opsi kepada 20 relawan dari 12 komunitas yang hadir untuk mengisi jadwal jaga secara bergiliran. Sebagai timbal balik, komunitas dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan untuk berbagai kegiatan seperti peluncuran buku, bedah buku, pelatihan menulis, hingga pertemuan rutin (gathering). Ia menargetkan layanan akhir pekan bisa dimulai setelah libur Lebaran.

Tawaran tersebut disambut hangat oleh perwakilan komunitas seperti Tegal Book Party, Relawan Gesit Tegal, hingga Forum Lingkar Pena. Mereka menyatakan kesiapannya mengerahkan personel karena mayoritas kegiatan komunitas memang berlangsung di akhir pekan.

Baca Juga: Longsor Putus Jalan Cilibur–Plompong Brebes, Jalur Alternatif di Sungai Gondok Juga Longsor, Mobil Tak Bisa Lewat

“Kami siap membantu jika perpustakaan buka di hari Sabtu atau Minggu. InsyaAllah, kami berkenan,” tegas Listiya dari Relawan Gesit Tegal, komunitas di bawah naungan platform crowdfunding KitaBisa.com yang memiliki pilar literasi bernama Literasi untuk Terangi Anak Bangsa atau Lentera.

Senada dengan Listiya, Mida selaku Penggerak Literasi Jawa Tengah sekaligus pendiri Komunitas Penulis Indonesia, juga mendukung penuh langkah kolaboratif ini.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait