PMI Pemalang Distribusikan Air Bersih dan Makanan pada Ribuan Pengungsi

PMI Pemalang menyalurkan 85 ribu liter air bersih dan ribuan nasi bungkus bagi korban banjir bandang di Kecamatan Pulosari dan Moga.
PEMALANG, puskapik.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang telah mendistribusikan air bersih dan ribuan makanan pada korban banjir bandang di Kecamatan Pulosari dan Moga. Langkah tersebut dilakukan oleh PMI Pemalang untuk memastikan para pengungsi, masyarakat terdampak bencana dan relawan tercukupi kebutuhan pokok mereka.
"Langkah cepat ini didasari atas koordinasi intensif antara PMI dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang. Pemerintah secara resmi telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Moga.
Status ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 24 Januari 2026 hingga 7 Februari 2026, dan dapat diperpanjang sesuai evaluasi kondisi lapangan," ujar Ketua PMI Pemalang, Akhmad Patah, melalui Kepala Markas Agus Supriyono, Rabu (4/2).
Baca Juga: Begini Kronologi Kebakaran Bus Po Haryanto di Jalan Tol Pemalang
Ia mengatakan, berdasarkan data terbaru, PMI telah berhasil menyalurkan total 85.000 liter air bersih ke berbagai titik terdampak. Tak hanya itu, layanan Dapur Umum (DU) juga telah memproduksi sebanyak 7.705 porsi nasi bungkus untuk memastikan warga dan relawan mendapatkan asupan gizi yang cukup.
Distribusi air bersih dilakukan secara intensif di 17 titik distribusi yang mencakup wilayah Desa Penakir (Pulosari), serta Desa Simadu, Desa Tretep, dan Desa Sima di wilayah Moga. Tercatat sebanyak 937 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 6.444 jiwa telah merasakan manfaat dari bantuan air bersih ini. komitmen PMI Pemalang untuk tetap berada di garda terdepan hingga kondisi benar-benar pulih.
"Kami memastikan bahwa distribusi bantuan, baik air bersih maupun logistik makanan dari Dapur Umum, akan terus berjalan. Fokus kami adalah menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi meskipun akses di lapangan masih sulit.
Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran," ujar Agus Supriyono.
Baca Juga: Program MBG di Kendal Kembali Normal, 24 SPPG Beroperasi Mulai Kamis
Dia mengatakan, meski distribusi terus berjalan, medan yang ditempuh para relawan tidaklah mudah. Nurpujianto, salah satu petugas dan relawan PMI yang terjun langsung dalam proses dropping air, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi tim di lapangan.



