Penjual Genteng Pemalang Minta Gentengisasi Prabowo Gunakan Jenis Natural

Juhri (54) penjual genteng di Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang menunjukan genteng natural/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

Penjual genteng Pemalang mendukung program gentengisasi Prabowo dan meminta penggunaan genteng natural karena dinilai lebih sejuk, ramah lingkungan, dan menekan panas.

PEMALANG, puskapik.com – Wacana program gentengisasi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto disambut positif penjual genteng di Kabupaten Pemalang.

Wacana kebijakan itu dinilai tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi masyarakat, tetapi juga memberi manfaat kenyamanan hunian bahkan menekan pemanasan global.

Salah satu penjual genteng di Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Juhri (54), mengaku salut dengan gagasan Presiden Prabowo yang dinilainya berpikir jauh ke depan.

Baca Juga: Pemprov Jateng Kerahkan Pompa dan Logistik untuk Banjir Pekalongan Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng

“Bagus sekali, memang harus seperti itu. Baru kali ini ada pemimpin yang mikirin sampai kesitu,” kata Juhri kepada puskapik.com saat ditemui di gudang gentengnya, Selasa 10 Februari 2026.

Menurutnya, penggunaan genteng sebagai atap rumah jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan atap seng atau galvalum. Juhri sendiri diketahui telah lama menekuni usaha penjualan genteng.

Selama bertahun-tahun, Juhri menjual berbagai jenis genteng, khususnya genteng tanah liat Jatiwangi asal Majalengka yang dikenal kuat, awet, dan mampu menjaga suhu rumah tetap sejuk.

Pengalamannya tersebut membuat Juhri paham betul perbedaan karakter setiap jenis atap rumah.

Dijelaskan Juhri, penggunaan atap genteng memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni rumah karena mampu menjaga suhu ruangan tetap adem, walaupun langit terik.

Hal ini berbeda dengan rumah yang menggunakan atap seng atau galvalum yang cenderung menyerap dan memantulkan panas.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait