Banjir Datang Lagi, Pemalang Terendam untuk Ketiga Kalinya

Banjir kembali melanda Pemalang untuk ketiga kalinya. Hujan deras memicu luapan sungai, merendam kota, permukiman, dan melumpuhkan lalu lintas.

PEMALANG, puskapik.com – Hujan deras yang mengguyur semalaman memicu banjir akibat luapan sungai di sebagian besar wilayah Kabupaten Pemalang, Kamis 5 Februari 2026, dini hari.

Kondisi banjir kali ini bahkan lebih parah dibanding banjir-banjir sebelumnya.

Curah hujan tinggi terjadi di Kabupaten Pemalang sejak Rabu 4 Februari 2026 sore. Kondisi itu menyebabkan debit air sungai meningkat signifikan dan memicu luapan di sejumlah titik.

Baca Juga: Hujan Sejak Sore, Sejumlah Wilayah Kota Tegal Kebanjiran

Situasi mengkhawatirkan sudah terlihat sejak sore di Bendungan Nambo, Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang yang membendung aliran Sungai Comal.

Pada pukul 17.38 WIB, air limpas di Bendungan Nambo tercatat mencapai ketinggian 250 sentimeter dan berstatus awas.

Seiring meningkatnya debit Sungai Comal, masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.

BMKG Menyalakan Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrem

Melansir dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Pemalang masuk dalam peringatan dini potensi cuaca ekstrem.

Peringatan tersebut dikeluarkan BMKG pada Rabu 4 Februari 2026 pukul 23.07 WIB yang berlaku selama tiga jam selanjutnya.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait