Dongkrak IPM, BPS Minta Pemalang Fokus Tingkatkan Rata-rata Lama Sekolah

BPS rekomendasikan penguatan pendidikan untuk dongkrak IPM Pemalang. Rata-rata lama sekolah masih rendah, sehingga program Paket C perlu diperluas.
PEMALANG, puskapik.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merekomendasikan penguatan sektor pendidikan untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang yang masih terendah di Jawa Tengah.
Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Teguh Iman Santoso, menilai salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian serius adalah rendahnya rata-rata lama sekolah masyarakat. Dimensi pembentuk IPM tersebut menurutnya sangatlah penting.
"Kalau kami merekomendasikan agar penguatan di pendidikan, angka lama sekolah, karena masih termasuk rendah 6,69 tahun," ujar Teguh Iman Santoso usai Musrenbang RKPD di Pendopo Kantor Bupati Pemalang, Senin 30 Maret 2026.
Baca Juga: Sekda Jateng Minta Inspektorat Berani Tegur Kepala Daerah jika Ada Indikasi Pelanggaran
Teguh Iman Santoso menyebut, upaya peningkatan IPM harus difokuskan pada pengembalian anak-anak yang putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan, misalnya dengan memperluas program pendidikan kesetaraan.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program paket C secara masif guna meningkatkan capaian pendidikan masyarakat. "itu dikejar agar anak-anak yang putus sekolah balik lagi, kalau bisa program paket C besar-besaran," ujarnya.
Dengan langkah tersebut, kata Teguh Iman Santoso, diharapkan capaian pendidikan masyarakat dapat meningkat dan tercermin dalam data statistik resmi.
Baca Juga: Bupati Tegal Diminta Dorong Gubernur Jateng Kaji Gunung Slamet Jadi Taman Nasional
"Sehingga nanti bisa terpotret BPS realisasi pendidikan masyarakat tinggi," tambahnya.
Diketahui, IPM Kabupaten Pemalang pada tahun 2025 berada di angka 69,47 atau mengalami kenaikan sebesar 0,82 poin dibandingkan tahun 2024. Seluruh dimensi pembentuk IPM juga menunjukkan tren peningkatan.


