Anggota TNI Bangun Jembatan Darurat untuk Warga Desa Penakir Pemalang

Babinsa Koramil Pulosari bersama warga bangun jembatan darurat di Kali Gintung, Desa Penakir, demi menjaga akses utama aktivitas masyarakat.
PEMALANG, puskapik.com – Anggota TNI Babinsa Koramil 13/Pulosari Kodim 0711/Pemalang bersama warga melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan darurat di Jembatan Kali Gintung, Dusun Sawangan RT 19–20, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari.
Kegiatan kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Babinsa, Sertu Ony Prasetyo, bersama masyarakat memperbaiki jembatan darurat agar dapat digunakan sementara.
"Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bersekolah, dan keperluan ekonomi lainnya. Pembangunan jembatan darurat dilakukan sebagai solusi sementara agar mobilitas warga tetap berjalan lancar sambil menunggu proses pembangunan Jembatan Bailey yang saat ini sedang dikerjakan oleh pihak terkait," ujar Sertu Ony Prasetyo, Rabu (11/2).
Baca Juga: Ini Data Kerusakan Rumah dan Tempat Pengungsian Bencana Tanah Bergerak di Padasari Tegal
Ia mengatakan, bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya pascabencana. Semangat gotong royong terlihat jelas dalam kegiatan tersebut.
Warga dengan sukarela membawa peralatan seadanya dan bekerja bersama tanpa mengenal lelah. Kekompakan itu menjadi bukti kuatnya solidaritas antara TNI dan masyarakat Desa Penakir.
Ahmad warga Dusun Sawangan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa. Masyarakat sangat terbantu dengan adanya jembatan darurat itu. Terima kasih kepada Babinsa dan semua pihak yang sudah turun langsung membantu, tanpa jembatan itu aktivitas warga pasti sangat terganggu.
Anggota TNI tidak hanya memberi arahan, tapi ikut kerja langsung bersama warga. Hal itu membuat warga merasa diperhatikan dan semakin semangat bergotong royong. Dengan adanya jembatan darurat tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal hingga pembangunan Jembatan Bailey selesai dan dapat digunakan secara permanen.



