Sekda Jateng Ingatkan Petugas Haji Jangan Hanya Pentingkan Ibadah Pribadi, Tapi Wajib Layani Jemaah

Sekda Jateng Sumarno ingatkan petugas haji 2026 utamakan pelayanan jemaah. Ibadah pribadi disebut hanya bonus, bukan tujuan utama tugas.
BOYOLALI, puskapik.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan Petugas Haji 2026 untuk tetap mengutamakan pelayanan kepada jemaah. Petugas haji jangan mengesampingkan amanah tersebut demi kepentingan ibadah pribadi.
Hal tersebut ditegaskannya saat membuka Pembekalan/Bimbingan Teknis Pendamping Haji Daerah (PHD) Provinsi Jawa Tengah 2026,di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Senin, 30 Maret 2026.
Sumarno mengungkapkan, berdasarkan evaluasi dari penyelenggaraan haji sebelumnya, masih terdapat keluhan jemaah mengenai petugas yang kurang amanah.
Baca Juga: Pemkab Pemalang Tekankan Kualitas Produk Hukum Daerah
Beberapa petugas dinilai terlalu fokus menjalankan ibadah haji untuk dirinya sendiri. Sehingga tugas utama melayani jemaah justru terabaikan.
"Keluhan jemaah sebelum-sebelumnya itu petugas haji kurang amanah. Jadi mereka (Jemaah) banyak terabaikan. Momentum ini kami berpesan lebih awal, ikrarnya adalah menjadi petugas haji," tegas Sumarno.
Ia menambahkan, kesempatan beribadah haji bagi para petugas seharusnya dipandang sebagai bonus atau nilai tambah, bukan tujuan utama keberangkatan. Sumarno mewanti-wanti agar prioritas ini tidak tertukar.
Baca Juga: Pemprov Jateng Mulai Siapkan Skema Efisiensi Energi, Dari Naik Sepeda Hingga Kendaraan Umum
"Kalau dibalik (mengutamakan ibadah pribadi), amanahnya tidak jalan. Insyaallah tidak akan dapat pahala apa-apa, padahal sudah capek secara fisik. Saya berpesan, pegang teguh dua hal, Ikhlas dan Amanah," imbuhnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, menekankan pentingnya integrasi antarpetugas.
Artikel Terkait

Jateng Tancap Gas Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi yang Disiapkan

Bertemu Gus Yusuf, Gubernur Luthfi Bahas Pengentasan Kemiskinan Terpadu Hingga Stok BBM di Daerah

Gandeng Kemenlu Perkuat Diplomasi Soft Power, Jateng Dibidik Jadi Magnet Investasi Global
