Jalur Grobogan–Semarang Terputus, Ahmad Luthfi Minta Percepatan Pemasangan Jembatan Armco

Selasa, 17 Februari 2026 | 13.49
Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas PUPR mempercepat pemasangan jembatan armco di jalur utama Grobogan–Semarang.
Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas PUPR mempercepat pemasangan jembatan armco di jalur utama Grobogan–Semarang.

Ahmad Luthfi instruksikan percepat pemasangan jembatan armco di jalur Grobogan–Semarang yang putus akibat tanggul Sungai Tuntang jebol.

GROBOGAN, puskapik.com — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) setempat segera mempercepat pemasangan jembatan armco di jalur utama Grobogan—Kota Semarang.

Pemasangan jembatan itu tepatnya jalan yang berdekatan dengan di titik jebolnya tanggul sungai Tuntang yang mengakibatkan jalan utama itu putus total.

Hal itu disampaikan oleh Luthfi saat meninjau lokasi tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Selasa, 17 Februari 2026.

Baca Juga: Pasca-Penembakan OTK, Polres Pekalongan Siagakan Personel 24 Jam di Kedungwuni

Ia menyatakan, jalan tersebut sangat krusial bagi masyarakat, karena sebagai jalur utama penghubung logistik dan jalur mudik lebaran. Karenanya, ia ingin segera jalan tersebut bisa digunakan secara operasional.

"Yang penting jalan ini bisa dipakai dulu karena ini jalur utama mudik," ucap Luthfi.

Ia menjelaskan, ada beberapa langkah penanganan terkait kejadian tanggul jebol tersebut. Yaitu penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya adalah penutupan tanggul jebol yang akan dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), selain itu pembangunan jembatan untuk menghubungkan jalur utama.

Penutupan sementara tanggul sungai tersebut dilakukan selama tiga hari ke depan. Sementara penguatan tanggul dilakukan hingga satu pekan berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga akan meminta kepada Kementerian PUPR untuk melakukan normalisasi sungai Tuntang sebagaimana dilakukan terhadap sungai Wulan. Saat di lokasi, ia bahkan menelepon langsung Menteri PUPR untuk meminta segera ada normalisasi untuk Sungai Tuntang.

"Sedimennya yang sangat tinggi, saya akan mengusulkan ke kementrian, karena itu kewenangan BBWS, minimal dinormalisasi," tegasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait