Gempur Kemiskinan di Jateng, 1.750 Pelaku UMKM Terima Tambahan Modal Usaha

Selasa, 24 Februari 2026 | 17.41
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi

Keroyok kemiskinan di Jateng, 1.750 pelaku usaha mikro terima modal Rp 3 juta dari Baznas. Dorong naik kelas, perkuat ekonomi umat 2026.

SALATIGA, puskapik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah kembali menggencarkan program penguatan ekonomi umat.

Sebanyak 1.750 mustahik (orang yang berhak menerima zakat) produktif di Kota Salatiga menerima bantuan modal usaha tahap II tahun 2025 senilai total Rp 5,25 miliar. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, bantuan tersebut harus menjadi stimulus agar pelaku usaha mikro “naik kelas”, bukan sekadar untuk konsumsi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Salatiga, Selasa, 24 Februari 2026. Masing-masing penerima memperoleh Rp 3 juta untuk tambahan modal usaha. Selain mustahik dari Salatiga, bantuan juga diserahkan kepada perwakilan penerima dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: Ini 7 Tips Memilih Buah Kurma Berkualitas dan Aman Untuk Buka Puasa

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji, mengatakan, bantuan tersebut dirancang sebagai pengungkit usaha mikro agar tumbuh dan mandiri.

“Bantuan ini bukan untuk konsumsi, tetapi untuk diputar sebagai modal usaha. Kami juga melakukan pendampingan agar usaha mereka berkembang. Harapannya, dari mustahik bisa menjadi muzaki,” ujarnya.

Pada 2026, Baznas Jateng menargetkan penyaluran modal usaha bagi 3.500 mustahik. Selain itu, tersedia dukungan 1.500 paket bantuan dari Baznas RI.

Tak hanya penguatan ekonomi, Baznas Jateng juga mengalokasikan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 750 unit pada 2026 dengan total anggaran Rp 15 miliar, bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah.

Secara kumulatif, total bantuan RTLH yang telah disalurkan Baznas mencapai 2.874 unit dengan nilai sekitar Rp 47,015 miliar.

Di bidang pendidikan, Baznas Jateng telah menyalurkan beasiswa kepada 4.434 mahasiswa di 15 perguruan tinggi senilai Rp 15,88 miliar. Selain itu, beasiswa untuk 96.042 siswa SMA/SMK/SLB melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mencapai Rp 31,6 miliar.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait