Ahmad Luthfi Upayakan Relokasi Korban Tanah Gerak Jangli Semarang, Lokasi dan Anggaran Masih Dikoordinasikan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi upayakan relokasi korban tanah gerak Jangli Semarang, lokasi dan anggaran masih dikoordinasikan bersama pihak terkait.
SEMARANG, puskapik.com — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus melakukan berbagai upaya mencarikan solusi untuk merelokasi korban bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang dan Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro baik terkait status tanah, anggaran, hingga tempat relokasi.
“Nanti akan ditindaklanjuti agar ada status bagi masyarakat sekitar. Kalau relokasi, dinas akan kita panggil untuk membahas detailnya," kata Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat, 10 April 2026.
Baca Juga: Juara Umum 1 Festival di Thailand, 13 Siswi SMAN 4 Semarang Tampil di 6 Kota dalam Misi Budaya
Koordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro tersebut juga untuk mencari lahan yang sekiranya dapat digunakan sebagai permukiman warga.
Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah akan diterjunkan untuk mengecek lahan yang sekiranya aman dan tidak jauh dari lokasi bencana.
Berdasarkan Standard Operational Procedure (SOP) penanganan bencana, keselamatan warga menjadi yang nomor satu. Setelah itu penyediaan hunian sementara (huntara), kemudian baru hunian tetap (huntap).
Baca Juga: Pemprov Jateng Mulai Berlakukan WFH
Huntara disediakan untuk menampung sementara korban bencana sambil menunggu huntap.
"Huntap itu sudah sertifikasi by name by address dan punya hak milik. Itu kalau sudah huntap. Kalau huntara itu kan sementara. Nanti saya koordinasi lebih lanjut dengan walikota," tegasnya.
Artikel Terkait

Kondisi Terkini Gunung Slamet, 5 Gempa Hembusan, 5 Gempa Low Frequency dan 1 Gempa Tremor

Sentuhan AI untuk Tradisi Islam, Inovasi Kreatif NUKO Kendal di Usia ke-7

Paralegal Muslimat NU Jateng Disiapkan Jadi Ujung Tombak Pendampingan Hukum Warga
