BNN Tegal Ingatkan Narkoba Kini Menyasar Pedesaan, Desa di Bumiayu Bentuk Kampung Tangguh

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah memakaikan rompi saat Deklarasi Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Pendapa Bumiayu sebagai simbol komitmen perang narkoba.
BREBES, puskapik.com – Ancaman peredaran narkoba kini tidak hanya berfokus di wilayah perkotaan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Tegal mengingatkan bahwa tren peredaran barang haram tersebut mulai menyasar hingga ke pedesaan.
Oleh karena itu, diperlukan penguatan pencegahan dari tingkat paling bawah.
“Peredaran narkoba saat ini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi juga mulai merambah hingga pedesaan,” ujar Penyidik Ahli Muda BNN Tegal, Yayan Ahdian, dalam kegiatan Deklarasi Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Pendapa Bumiayu, Kabupaten Brebes, Kamis 16 April 2026.
Baca Juga: 576 Camat di Jateng Komitmen Gaspol Program Kecamatan Berdaya
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak bisa hanya bertumpu pada aparat penegak hukum, tetapi harus dimulai dari lingkungan terkecil, sebagai benteng pertama dalam melindungi masyarakat dari peredaran narkoba.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan desa,” tegasnya.
Acara Deklarasi Pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba yang diikuti seluruh desa se-kecamatan Bumiayu itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan deklarasi anti-narkoba.
Baca Juga: LHP Kasus Satpol PP Kota Tegal Diserahkan ke Dedy Yon, Sanksi Segera Diputuskan
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardhiansyah, menegaskan, pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman narkoba.
Menurutnya, desa memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan sejak dini, sekaligus menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.


