Jadi Korban Penipuan, Impian Mamas Beli Rumah Idaman Pupus

Advertisement

PEMALANG (PUSKAPIK) – Keinginan Mamas Arifin (44), warga Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang memiliki rumah harus tertunda. Dia tertipu lantaran rumah idaman yang dibeli ternyata fiktif.

Kasus ini berawal ketika Mamas sedang mencari rumah sebagai tempat tinggal. Dalam prosesnya, Mamas bertemu dengan N (31), warga Dukuh Peron, Kecamatan Petarukan yang menawarkan sebuah rumah milik Sunarti, tetangganya.

“Rumah tersebut ditawarkan seharga Rp50 juta. Karena tertarik saya tawar menjadi Rp42 juta,” kata Mamas, Rabu (15/1/2020).

Setelah harga rumah disepakati, N lalu meminta uang muka kepada Mamas sebesar Rp13 juta. “N meminta uang muka dengan alasan untuk mengambil sertifikat rumah yang masih digadaikan kepada seorang wanita bernama Lestari di Desa Kalirandu, Petarukan,” kata Mamas.

Tanpa pikir panjang, Mamas lalu mentransfer uang muka sesuai permintaan N dengan cara dicicil melalui rekening bank sebanyak dua kali dan tunai satu kali. Meski uang muka telah lunas dibayar, N meminta uang lagi kepada Mamas.

“Karena merasa ada yang janggal, saya meminta pada N agar dipertemukan dengan saudari Lestari untuk melihat langsung sertifikat rumahnya,” ucap Mamas.

Setelah N menyanggupi, akhirnya Mamas diantar N ke rumah Lestari di Desa Kalirandu, Petarukan.
“Ternyata saudari Lestari mengaku tidak pernah memiliki urusan apapun dengan N, termasuk gadai sertifikat rumah seperti yang dikatakan N,” tuturnya.

Mamas yang kecewa lalu meminta N mengembalikan uang yang telah ditransfer. “Karena N terus menolak untuk mengembalikan uang tersebut, maka saya melaporkan ke Polsek Petarukan,” katanya.

Dari hasil penyelidikan, Kapolsek Petarukan AKP Titiek Liestyowati mengungkapkan bahwa rumah yang dijual N ternyata bukan milik Sunarti. “Warga sekitar rumah tersebut tidak mengenal Sunarti, dan tidak ada warga Dusun Peron yang bernama Sunarti,” katanya.

Saat ini Polsek Petarukan masih melakukan pengejaran pada N. Kapolsek Petarukan berharap N dapat segera diamankan. (YON)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!