Duh! Sampah Membludak, Aktivitas Pasar Sayur dan Buah Pemalang Terganggu

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pedagang hingga pengunjung Pasar Sayur dan Buah Pemalang merasa terganggu dengan tumpukan sampah di TPS setempat yang membludak dan berserakan, bahkan menutup sebagian jalan.

Pemandangan buruk itu juga terlihat hari ini, Senin 18 April 2022. Tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) Pasar Sayur dan Buah Pemalang tersebut tampak meluber ke jalanan.

Salah satu pedagang, Sinang (38), menuturkan, pemandangan seperti ini hampir terjadi setiap hari. Terutama saat kondisi pasar sepi pengunjung dan berakibat banyak barang dagangan terbuang.

Menurut Sinang, pengangkutan sampah yang kurang maksimal juga menjadi salah satu penyebab sampah di TPS membludak dan berserakan di jalan.

“Sering, biasanya membludak kalau cuma diangkut satu kali, kalau pedagang pada ngasih peringatan (protes) baru diangkut dua kali.” ungkapnya.

Membludaknya sampah di TPS ini pun mengganggu lalu lalang pedagang dan pengunjung pasar. Sejumlah pedagang kesusahan saat hendak membongkar barang dagangan.

“Ya mengganggu perjalanan, mengganggu lain-lain, apalagi saya kan warung makan. Terus kadang itu kios tela kan bongkar dagangan, bongkarnya susah.” kata Sinang.

Informasi yang dihimpun Puskapik.com, pemukiman sekitar Pasar Sayur dan Buah Pemalang bahkan sempat protes, akibat bau tumpukan sampah yang sangat menyeruak.

“Iya, kemarin dari RW, enggak bolehin lokasi TPS disini, katanya bau. Kalau sampah enggak habis satu hari kan baunya menyengat, bau sayur kan membusuk.” ujarnya.

Sinang berharap, pengangkutan sampah dilakukan secara rutin, terutama saat sampah menumpuk agar diangkut dua kali. Hal senada diungkapkan salah satu pengunjung, Rudi (38).

“Ya kaya gini mengganggu lah, ganggu akses jalan. Harusnya diangkut rutin, sehari dua rit,” kata Rudi.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang, Raharjo, memastikan, sampah yang membludak dan berserakan di TPS Pasar Sayur dan Buah Pemalang hari ini tertangani.

“Sore ini sudah tertangani. Soal pengangkutan sampah, kita perlu cek kendala di lapangan, apakah perlu ada penambahan pengangkutan.” terang Raharjo saat dihubungi Puskapik.com.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!