20 Orang Positif Corona, Besok Pasar Randudongkal Kembali Ditutup

0
Tes Swab di Pasar Randudoongkal, Pemalang.FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pasar Randudongkal kembali akan ditutup besok, 17 November 2020 terkait penyebaran Covid-19 yang menyasar para pedagang. Penutupan itu adalah kali kedua pada bulan November ini.

Melalui surat pemberitahuan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pemalang bawah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 kepada pembeli dan pedagang pasar Randudongkal akan menutup kembali pasar tersebut selama 5 hari mulai besok.

Kepala Diskoperindag Hepi Priyanto, Senin 16 November 2020 membenarkan langkah tersebut bagian dari sterilisasi pasar dengan bertambahnya pedagang yang positif Covid-19. Jumlah yang sudah terkonfirmasi positif corona setelah dilakukan swab test selama dua kali yaitu 20 orang.

Terkait hal itu, tim gugus tugas penaganan covid-19 kecamatan dan pihak desa melakukan rapat penutupan pasar Randudongkal selama 5 hari mulai besok, 17 Nopember hingga Sabtu, 21 Nopember 2020. 5 hari itu akan digunakan sebagai sterilisasi pasar dan lingkungan dengan cara penyemprotan disinfektan.

” Ya betul akan ditutup besok, dan selama penutupan itu akan ada sterilisasi pasar dengan cara penyemprotan disinfektan, namun demikian kegiatan itu sedang dalam rapat koordinasi,” ujar Hepi.

Selain itu, lanjut Hepi, untuk hari ini melalui tim gugus tugas percepatan penaganan covid-19 Kabupaten Pemalang telah dilakukan test swab hasil tracing dari orang- orang yang memiliki kontak erat kepada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di lantai 2 pasar Randudongkal.

Pada penutupan pasar Randudongkal sebelumnya, Juru bicara covid-19 telah melakukan tracing dan testing kepada 76 orang yang memiliki kontak erat terhadap 8 orang yang terkonfirmasi positif corona.

Dari data terkahir yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Pemalang berjumlah 721 orang, dengan rincian jumlah yang sudah sembuh sebanyak 521 orang, jumlah yang masih dirawat 143 orang diantaranya 114 orang isolasi mandiri dan 29 orang lainya dirawat di rumah sakit. Namun demikian 57 orang telah meninggal dunia.

Penulis: Dedi Muhsoni
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini