Satgas Bencana UPS Tegal Data Kebutuhan Pengungsi Tanah Bergerak Padasari

Universitas Pancasakti Tegal melalui Satgas Bencana data kebutuhan pengungsi tanah bergerak Padasari dan kirim dokter untuk trauma healing anak.
TEGAL, puskapik.com - Tim Satgas Bencana Universitas Pancasakti (UPS) Tegal terus mendata perkembangan kebutuhan bantuan untuk pengungsi atau warga yang menjadi korban bencana alam. Baik yang berlokasi bencana alam tanah bergerak di Dukuh Tigasari, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, maupun di wilayah lain yang mengalami bencana alam.
Data kebutuhan pengungsi atau warga, dihimpun berdasar koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Daerah. Baik di Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal maupun Kabupaten Pemalang.
Hasil pemantauan di lokasi pengungsian dan bencana alam, kebutuhan pengungsi atau warga yang terdampak bencana alam, tak hanya sembako untuk kebutuhan makan sehari-hari. Tapi selimut, pakaian, dan sarung juga sangat dibutuhkan. Sebab saat mengungsi, banyak yang tak sempat membawa pakaian dalam jumlah cukup, dan ada yang belum sempat diambil kembali dari lokasi bencana.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Sapu Kendal, Satu Rumah Roboh dan Belasan Titik Pohon Tumbang
''Seperti saat sebelum Tim Satgas Bencana UPS Tegal menyalurkan bantuan sembako ke Dukuh Tigasari, Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, pada Minggu 15 Februari 2026. Tim Satgas yang diterjunkan terlebih dahulu melakukan pendataan terhadap kebutuhan bantuan untuk pengungsi maupun warga,'' terang Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum, didampingi penanggungjawab kegiatan WR III Dr Imam Asmarudin SH MH.
Saat itu, kata dia, kebutuhan sembako masih sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Karena itulah, hasil donasi yang dikumpulkan berupa uang, langsung dibelanjakan untuk membeli sejumlah paket sembako.
Itu untuk menambah donasi berupa barang berbagai kebutuhan pangan yang sudah dikumpulkan dari civitas akademika universitasnya. Baik dari kalangan mahasiswa, dosen, karyawan, jajaran rektor hingga Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP).
Menghimpun Donasi
Pihaknya sangat senang dengan kinerja Tim Satgas Bencana yang mampu menghimpun donasi untuk membantu pengungsi terdampak bencana alam. Karena sangat mendukung pula Program Kampus Berdampak yang digulirkan universitasnya.
Yakni, keberadaan institusi dan civitas akademika universitasnya, tak hanya menyentuh bidang ilmu dan pengetahuan. Tapi Kepedulian terhadap warga yang tertimpa bencana alam, menjadi perhatian penting untuk bergerak cepat membantu meringankan beban warga terdampak bencana alam.


