Kampung Seni Tegal Raih Anugerah Kebudayaan Nasional

Jumat, 19 Desember 2025 | 16.23
Kampung Seni Tegal Raih Anugerah Kebudayaan Nasional

TEGAL, puskapik.com - Kampung Seni Tegal resmi menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia atau AKI 2025 kategori Pelopor dan Pembaharu. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan di Ciputr...

TEGAL, puskapik.com - Kampung Seni Tegal resmi menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia atau AKI 2025 kategori Pelopor dan Pembaharu. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu 17 Desember 2025. Anugerah diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, kepada Ketua Kampung Seni Tegal, Seful Mu''min, bersama 30 penerima anugerah lainnya yang terdiri dari maestro, pelestari dan pembaharu seni budaya Indonesia. Penganugerahan AKI 2025 menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas kontribusi nyata Kampung Seni Tegal dalam pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan berbasis komunitas secara berkelanjutan. Anugerah Kebudayaan Indonesia sendiri merupakan agenda tahunan pemerintah yang diberikan kepada individu, komunitas maupun lembaga yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pemajuan kebudayaan nasional. Kampung Seni Tegal ditetapkan sebagai penerima penghargaan setelah melalui serangkaian tahapan panjang, mulai dari proses pengusulan, kurasi administrasi hingga penilaian oleh tim independen. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa AKI melalui proses ketat dan komprehensif, termasuk riset, verifikasi serta dialog dan diskusi mendalam. "Kami mengapresiasi ini sebagai kehadiran negara dalam memberikan penghargaan kepada para maestro, pembaharu, pelestari, bahkan juga kategori untuk anak," ujar Fadli Zon. Sementara itu, Ketua Kampung Seni Tegal, Seful Mu''min, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Seful menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya milik pengelola Kampung Seni Tegal, tetapi juga seluruh seniman dan masyarakat yang selama ini terlibat aktif menjaga ruang hidup kebudayaan di Kota Tegal. "AKI 2025 kami terima sebagai amanah dan rasa syukur. Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan pengingat bahwa kerja-kerja kebudayaan harus terus dijaga keberlanjutannya dan tetap berpihak pada masyarakat," ujar Seful, Jumat 19 Desember 2025. Seful menambahkan, sejak berdiri pada 2009, Kampung Seni Tegal hadir sebagai ruang bersama bagi seniman, komunitas dan warga untuk belajar, berproses serta mengekspresikan kebudayaan secara inklusif. "Kami percaya kebudayaan akan terus hidup dan tumbuh dari bawah, dari ruang-ruang sederhana yang dirawat bersama. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus membuka ruang kreatif, khususnya bagi generasi muda," kata Seful. Melalui kerja kolaboratif antara seniman, budayawan dan masyarakat, Kampung Seni Tegal terus menghidupkan berbagai kegiatan seni tradisi maupun kontemporer, termasuk inovasi dan revitalisasi Sampak Tegalan sebagai identitas musikal khas daerah Tegal. Menurut Seful, upaya yang dilakukan Kampung Seni Tegal tidak hanya menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga membuka ruang pembaruan agar kebudayaan tetap relevan dengan perkembangan zaman. "Ini adalah kontribusi Kampung Seni Tegal dalam memajukan kebudayaan daerah, khususnya kebudayaan Tegal. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mencintai dan melestarikan kebudayaan daerah," pungkas Seful. **

Artikel Terkait