Surat Bantuan Paket Lebaran Kelurahan Mulyoharjo Pemalang Ditarik Usai Viral

Potongan scan surat permohonan bantuan paket Lebaran Kelurahan Mulyoharjo yang viral dan kemudian ditarik usai memicu polemik di media sosial di Pemalang. 2026.
PEMALANG, puskapik.com – Baru-baru ini surat permohonan bantuan bingkisan atau paket Lebaran yang diajukan Pemerintah Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang, ramai beredar di media sosial.
Dalam surat tersebut, permohonan bantuan paket Lebaran diajukan berdalih untuk meningkatkan kesejahteraan Perangkat Kelurahan Mulyoharjo dan Pengurus PKK Kelurahan Mulyoharjo.
Paket yang diajukan berjumlah 43 paket, masing-masing diperuntukkan bagi 26 perangkat kelurahan dan 17 pengurus PKK.
Baca Juga: Dugaan Pencurian Celana Dalam Terekam CCTV di Kalierang Bumiayu, Warga Resah
Namun, foto hasil pemindaian (scan) surat dengan tanda tangan Lurah Mulyoharjo, Sigit Dwi Pamungkas, yang beredar luas tersebut memperlihatkan alamat tujuan disensor.
Kondisi itu kemudian memicu berbagai spekulasi di media sosial terkait pihak yang menjadi sasaran permohonan bantuan.
Saat dikonfirmasi puskapik.com, Lurah Mulyoharjo Sigit Dwi Pamungkas membenarkan surat tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Kelurahan Mulyoharjo dan ditandatanganinya.
Ia menjelaskan bahwa surat itu tidak ditujukan kepada pertokoan, melainkan kepada lembaga seperti BAZNAS, Kantor Pos, serta perbankan di wilayah Mulyoharjo.
Sigit Dwi Pamungkas menyebut, permintaan bantuan paket Lebaran tersebut juga tidak bersifat memaksa.
"Itu memang yang kami masuki perbankan dan Baznas. Baznas memang mereka menyediakan bingkisan, tahun-tahun sebelumnya ada," tutur Sigit Dwi Pamungkas via seluler, Rabu 25 Februari 2026.


