Gelar Aksi di DPRD, Mahasiswa Tegal Soroti MBG hingga Reformasi Polri

Dalam aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Jumat 27 Februari 2026, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan strategis kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.
TEGAL, puskapik.com - Dalam aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Jumat 27 Februari 2026, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan strategis kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.
Presiden Mahasiswa UPS Tegal, Muhammad Al Talarik Gemilang mengatakan, isu pendidikan menjadi tuntutan utama dalam aksi tersebut.
Menurut Al, pelaksanaan program makan bergizi gratis atau MBG dinilai mengganggu fokus dan prioritas anggaran pendidikan.
Baca Juga: Pemkab Tegal Usulkan Reaktivasi 521 Kartu KIS PBI JK Warga Desa Padasari
"Tuntutan yang pertama soal pendidikan. Karena pendidikan di Indonesia sangat terganggu dengan kehadiran program makan bergizi gratis atau MBG. Apalagi kehadiran MBG ini tidak memberikan pengaruh secara signifikan terhadap pendidikan," ujar Al usai mimbar bebas.
Selain pendidikan, mahasiswa juga menyoroti tuntutan reformasi Polri.
Al menilai, setiap kali institusi kepolisian tercoreng oleh oknum, selalu muncul pernyataan evaluasi.
Namun, Al menyebut praktik pelanggaran oleh oknum masih terus terjadi.
"Secara nyata tubuh institusi ini selalu menyatakan akan mengevaluasi setiap kali namanya tercoreng oleh oknum. Namun pada kenyataannya, oknum-oknum itu justru semakin tumbuh subur," kata Al.
Al juga menyinggung maraknya peredaran narkoba di sejumlah daerah, termasuk Kota Tegal, Brebes dan Pemalang.


