Sambut Lebaran 2026, Pemkab dan Polres Tegal Siapkan Rekayasa Lalin serta Perbaikan Infrastruktur

Kamis, 5 Maret 2026 | 14.24
Polres Tegal bersama sejumlah OPD Kabupaten Tegal membahas berbagai  persiapan menjelang Lebaran 2026 pada Forum Group Discussion / FGD di Gedung Tantya Sudhirajati Mapolres Tegal belum lama ini
Polres Tegal bersama sejumlah OPD Kabupaten Tegal membahas berbagai persiapan menjelang Lebaran 2026 pada Forum Group Discussion / FGD di Gedung Tantya Sudhirajati Mapolres Tegal belum lama ini

Pemkab dan Polres Tegal percepat perbaikan jalan serta siapkan rekayasa lalu lintas jelang mudik Lebaran 2026 guna mengantisipasi kemacetan.

SLAWI, puskapik.com – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Polres Tegal mempercepat persiapan infrastruktur dan skema lalu lintas. Langkah ini diambil guna menjamin Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah tersebut.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) lintas sektoral yang telah digelar di Mapolres Tegal, Selasa (3/3/2026), pemetaan titik rawan kemacetan, kerusakan jalan, hingga lokasi rawan kecelakaan (black spot) menjadi prioritas utama.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Tegal, Ipda Bares Wiji Wijaya, mengungkapkan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tegal masuk dalam kategori black spot. Di Jalur Pantura, kerawanan dipicu oleh kondisi jalan dan minimnya penerangan.

Baca Juga: Pemkab Tegal Diminta Benahi Drainase di Wilayah Rawan Banjir

Sementara di jalur tengah, titik rawan berada di ruas Jalan Selatan 407 hingga Trayeman. Untuk jalur utama selatan, wilayah Adiwerna, Jembayat, Marga Ayu, hingga Margasari menjadi perhatian khusus karena angka kecelakaan yang cukup tinggi.

"Kami telah berkoordinasi intensif dengan PPK 1.1 dan PPK 1.4 terkait pemeliharaan jalur. Saat ini, perbaikan jalan Pantura telah rampung, sementara pelebaran jalan menuju Margasari hampir selesai," ujar Ipda Bares.

Ia menambahkan, Dinas PUPR Provinsi juga sedang melakukan penambalan (patching) di ruas Slawi–Jatibarang, Slawi–Jatinegara, dan Tuwel–Sirampog. Seluruh pengerjaan ditargetkan tuntas pekan depan. Selain fisik jalan, perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik minim cahaya juga dikebut.

Rekayasa Arus dan Jalur Wisata

Untuk mengurai kepadatan di pusat keramaian, Kasatlantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, telah menyiapkan skenario khusus. Di Pasar Bawang Adiwerna, akan diberlakukan sistem satu arah ke barat.

"Pintu pasar hanya digunakan untuk kendaraan masuk. Arus keluar dialihkan melalui Simpang Tiga Ujungrusi Yonif 407 guna mencegah penumpukan di badan jalan. Sosialisasi dimulai H-3 pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026," jelas AKP Bharatungga.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait