Bencana Tanah Bergerak di Padasari Tegal, Bupati Ischak : Pemerintah Hadir dan Bertanggungjawab

Pemkab Tegal percepat pembangunan hunian sementara di Padasari pasca bencana tanah bergerak agar warga terdampak tinggal aman dan layak.
SLAWI, puskapik.com - Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, menyisakan duka mendalam. Bencana yang terjadi sejak sebulan lalu, merusak ratusan rumah dan fasilitas umum di desa tersebut. Kini, pemerintah tengah membangun hunian sementara (Huntara) agar warga tinggal yang lebih aman dan layak.
“Penanganan ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi memulihkan kehidupan masyarakat secara menyeluruh. Pemerintah hadir dan bertanggung jawab memastikan proses pemulihan berjalan bertahap namun pasti,” kata Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman, baru-baru ini.
Bupati menyampaikan pascabencana Pemkab Tegal saat ini memprioritaskan percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Pembangunan hunian sementara sudah mulai berjalan di lokasi relokasi yang telah disiapkan. Satu blok hunian terdiri atas 12 unit, dan hingga akhir Februari 2026, dua blok telah dibangun dengan capaian progres sekitar 20 persen dari total rencana pekerjaan.
Baca Juga: Keris Peninggalan Ki Enthus Susmono Dilelang, Hasil Didonasikan untuk Korban Bencana Padasari Tegal
“Pembangunan hunian sementara sudah dimulai. Dua blok sedang berjalan dengan progres kurang lebih 20 persen. Kami terus mendorong percepatan agar warga bisa segera menempati tempat tinggal yang lebih aman dan layak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan relokasi memiliki luas sekitar 4,7 hektare dengan kapasitas 456 unit hunian. Namun berdasarkan pendataan sementara, kebutuhan rumah bagi warga terdampak diproyeksikan bisa mencapai sekitar 900 unit, seiring jumlah warga terdampak yang tercatat sebanyak 1.686 jiwa.
Selain fokus pada penyediaan hunian, pemerintah daerah juga menyiapkan infrastruktur pendukung di kawasan relokasi, seperti fasilitas ibadah, lapangan olahraga, area parkir, posko kesehatan, dan pos keamanan. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memastikan warga dapat kembali menjalani aktivitas sosial secara normal.
Ischak menegaskan, percepatan pembangunan menjadi prioritas agar warga terdampak dapat menjalani bulan Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan kondisi yang lebih stabil dan aman.
Pemkab Tegal juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh tahapan penanganan bencana tanah bergerak Padasari berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat terdampak.


