Wardoyo: MBG Bukan Hanya Soal Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Rabu, 19 November 2025 | 18.44

PEMALANG, puskapik.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pemalang tak hanya memastikan kebutuhan gizi anak sekolah terpenuhi, tetapi juga memantik geliat ekonomi lokal melalui penyerap...
PEMALANG, puskapik.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pemalang tak hanya memastikan kebutuhan gizi anak sekolah terpenuhi, tetapi juga memantik geliat ekonomi lokal melalui penyerapan bahan pangan dari para petani, peternak, dan pedagang.
Keterlibatan petani, peternak, hingga pedagang dalam penyediaan bahan pangan membuat aliran ekonomi di tingkat desa bergerak lebih dinamis.
Nilai positif itu yang menjadi catatan Wakil Ketua II DPRD Pemalang, HM Wardoyo. Menurutnya, melalui skema rantai pasok lokal, seluruh kebutuhan dapur MBG diserap langsung dari pelaku usaha di wilayah Pemalang.
Kebijakan tersebut secara nyata membuka peluang usaha baru sekaligus memberikan kepastian pasar bagi para penyedia bahan makanan mulai dari sayuran, beras, telur, hingga daging.
“Dengan adanya dapur MBG otomatis membuka peluang pasar yang stabil bagi petani dan peternak, serta meningkatkan omzet pedagang bahan pokok di sekitar wilayah pelaksanaan." kata Wardoyo, Rabu 19 November 2025.
"Hal itu membawa dampak luar biasa bagi masyarakat, roda perekonomian usaha kecil bisa berjalan dengan adanya program dari pemerintah itu,” imbuhnya.
Legislator dari fraksi Partai Gerindra itu menuturkan, konsep yang diterapkan dalam Makan Bergizi Gratis memang dirancang agar manfaatnya tidak berhenti pada peserta didik saja.
Wardoyo menyebut program tersebut telah mendorong bergeraknya kegiatan ekonomi lokal, karena dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi mengutamakan pembelian bahan baku dari produk yang dihasilkan warga setempat.
Bahkan sejumlah pedagang, kata Wardoyo, khususnya di Kecamatan Comal juga merasakan langsung peningkatan penjualan. Setiap hari, permintaan bahan pangan dari dapur SPPG membuat stok mereka cepat habis.
Kondisi ini memberikan kepastian pendapatan yang sebelumnya belum tentu mereka dapatkan.
Beberapa waktu lalu Wardoyo pun turut menyaksikan langsung peresmian dapur MBG SPPG dapur SPPG Mannaf di Desa Kandang, Kecamatan Comal, Pemalang, bersama Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes.
Wakil Bupati Nurkholes menjelaskan, dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Kandang tersebut merupakan dapur ke-35 dari total target 125 dapur yang nantinya akan dibangun di Kabupaten Pemalang.
Pemerintah menargetkan seluruh dapur tersebut rampung pada pertengahan tahun 2026.
“Jadi ini yang ke 35, dari data yang ada, pada bulan ini 45, jadi ini masih berproses. Kita harapkan pada November ini bisa sampai 50-an lah." kata Nurkholes.
"Ini kan semuanya tergantung pada para investor di dalam mereka membangun percepatan ini." imbuhnya.
Dengan capaian dan target yang telah ditetapkan, Nurkholes optimistis program dapur MBG dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat Pemalang. **



