Sapi " Tyson" 1,2 Ton Milik Warga Pekalongan Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
Jumat, 23 Mei 2025 | 23.25

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Seekor sapi jantan berjenis Brahman Angus (Brangus) bernama Tyson, milik Fauzi, warga Desa Sijambe, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, terpilih menjadi hewan kurban ...
PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Seekor sapi jantan berjenis Brahman Angus (Brangus) bernama Tyson, milik Fauzi, warga Desa Sijambe, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sapi berbobot 1,2 ton itu akan disembelih di Masjid Al Muhtarom usai pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada 6 Juni 2025, mendatang.
Keistimewaan Tyson pada tidak hanya terletak pada ukuran tubuhnya yang luar biasa—panjang 2 meter dan tinggi 1,65 meter—tetapi juga pada perawatan intensif yang diterimanya selama dua tahun terakhir.
"Tyson saya beli saat bobotnya masih sekitar 600 kilogram. Saya rawat dengan makanan pilihan seperti rumput segar, ampas tahu, bekatul, dan suplemen tambahan. Kesulitannya memang di biaya, karena perawatannya mahal dan harus telaten. Setiap tiga bulan sekali juga diperiksa rutin oleh dokter hewan," kata Fauzi kepada wartawan.
Fauzi mengaku bangga karena sapinya menjadi pilihan orang nomor satu di Indonesia. "Sapi saya ini yang terbesar se-Jawa Tengah. Saya bangga dan senang karena Pak Prabowo adalah idola saya," ungkapnya. Tyson disebut-sebut telah dibeli seharga Rp100 juta.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Arie Lailani, menyebutkan bahwa pemilihan Tyson sebagai hewan kurban Presiden melalui proses seleksi ketat. "Awalnya ada tiga sapi yang diusulkan. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan, akhirnya dipilih satu ekor terbaik," ujarnya.
Dari hasil uji laboratorium, Tyson dinyatakan bebas dari penyakit dan dalam kondisi sangat sehat. “Tidak ada cacing hati dan tidak ditemukan luka atau masalah fisik lainnya,” jelas Arie.
Keikutsertaan Tyson sebagai hewan kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pekalongan, sekaligus simbol kemajuan peternakan lokal di daerah pesisir utara Jawa Tengah. (**)
Artikel Terkait

Sterilisasi Ketat GPU Kajen, Polres Pekalongan Pastikan Natal Bersama Aman

Kepesertaan Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Pekalongan Sarankan Daftar Mandiri

Warga dan Polres Pekalongan Gelar Kerja Bakti Rampungkan Jembatan Trajumas-Bodas
