Petasan Rakitan Meledak di Pekalongan, Empat Pelajar Luka-Luka, Dua Dirujuk

Petasan rakitan meledak di Pekalongan, empat pelajar luka-luka, dua dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan intensif, polisi amankan bahan peledak.
PEKALONGAN, puskapik.com – Empat pelajar asal Desa Paweden, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, mengalami luka-luka akibat ledakan petasan rakitan di Jalan Baru Pematang Sawah RT 06 RW 02, Jumat (20/2/2026) pagi.
Ps Kasi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, menjelaskan peristiwa bermula saat para korban merakit petasan di rumah salah seorang rekannya. Petasan tersebut rencananya akan diterbangkan menggunakan balon udara pada keesokan harinya.
“Namun sekitar pukul 05.30 WIB, saat petasan hendak ditautkan pada balon udara, benda tersebut tiba-tiba meledak sebelum sempat diterbangkan dan mengenai para korban,” kata Iptu Purno Utomo.
Baca Juga: Gencarkan Patroli Subuh, Polsek Kedungwuni Pekalongan Bubarkan Kerumunan Remaja dan Sita Petasan
Ledakan itu menyebabkan empat pelajar mengalami luka. Dua di antaranya harus menjalani perawatan intensif di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan.
Manajer Pelayanan Medis RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, dr. Maria Ulfa, membenarkan pihaknya menerima dua pasien anak korban ledakan petasan pada Jumat pagi. Keduanya tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada pukul 06.50 WIB dan 08.00 WIB dengan kondisi luka cukup serius.
Pasien pertama berinisial MAA (11), warga Kecamatan Karangdadap, mengalami luka robek dan cedera pada tangan kanan akibat ledakan.
“Setelah mendapatkan penanganan awal di IGD, pasien menjalani perawatan luka dan dinyatakan perlu rawat inap guna observasi lanjutan serta perawatan intensif oleh dokter spesialis ortopedi,” jelas dr. Maria Ulfa.
Sementara itu, korban kedua berinisial MKF (14), warga Banyurip Ageng, mengalami cedera serius pada mata kiri. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka robek signifikan pada bola mata sebelah kiri.
“Karena terdapat luka robek pada bola mata sebelah kiri, pasien memerlukan penanganan spesialis mata lanjutan dengan fasilitas lebih lengkap. Saat ini sedang dalam proses transfer ke rumah sakit tipe A atau rumah sakit rujukan di RSUP Kariadi Semarang,” ujarnya.


