Rakor Lintas Sektoral, Polres Pekalongan Fokus Tekan Penyakit Masyarakat

Polres Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyakit masyarakat selama bulan Ramadhan
PEKALONGAN, puskapik.com – Polres Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyakit masyarakat selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (23/2/2026) di ruang aula Setia Polres Pekalongan.
Rakor dihadiri Kapolres Pekalongan, Asisten Bupati Pekalongan, Pabung Kodim 0710 Pekalongan, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Ketua FKUB Kabupaten Pekalongan, Wakapolres Pekalongan, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pekalongan, para Kepala OPD Kabupaten Pekalongan, Forkopimcam se-Kabupaten Pekalongan, serta para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Pekalongan.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik kegiatan ekonomi, sosial maupun keagamaan. Secara umum situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Pekalongan masih dalam kondisi aman dan kondusif.
Baca Juga: Dinkes Kota Tegal Akan Telusuri Dugaan Gejala Keracunan Roti MBG
Namun demikian, Kapolres mengungkapkan adanya dua kejadian menonjol, yakni aksi tawuran di Kecamatan Sragi serta ledakan petasan di Kecamatan Kedungwuni yang menimbulkan korban jiwa.
“Atas kejadian tersebut, kami berharap adanya peran aktif seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Menurutnya, perkembangan digitalisasi yang sangat cepat turut memicu meluasnya berbagai penyakit masyarakat seperti perang sarung, tawuran, balap liar, premanisme, mabuk-mabukan, peredaran narkotika hingga praktik prostitusi selama Ramadhan.
Kapolres juga menyebut pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah rawan penyakit masyarakat. Ia meminta dukungan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga perangkat desa, untuk memperkuat pengawasan di wilayah masing-masing.
“Penyakit masyarakat ini sering kali menimbulkan kerugian, baik kehilangan nyawa, harta maupun benda. Karena itu perlu langkah preventif bersama,” tandasnya.
Sementara itu, Asisten II Sekda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Pekalongan.


