Pemkab Brebes Luncurkan Kios Adminduk Upaya Optimalisasi Layanan Administrasi

Rabu, 8 Oktober 2025 | 23.59

BREBES, puskapik.com - Pemkab Brebes resmi meluncurkan Kios Administrasi kependudukan (Adminduk) di seluruh 297 desa dan kelurahan secara luring dan daring. Launching Kios Adminduk ini ditandai dengan...

BREBES, puskapik.com - Pemkab Brebes resmi meluncurkan Kios Administrasi kependudukan (Adminduk) di seluruh 297 desa dan kelurahan secara luring dan daring. Launching Kios Adminduk ini ditandai dengan pemukulan gong, dan penyerahan 17 PC Komputer oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, di Pendopo Brebes, Rabu 8 Oktober 2025. Kehadiran Kios Adminduk ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan administrasi kependudukan. Yakni, dengan mempercepat dan mempermudah akses masyarakat terhadap dokumen penting. Seperti, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Bupati Paramitha Widya Kusuma mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan merupakan urusan pemerintah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Data kependudukan yang akurat, menjadi dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan publik. “Kecepatan, ketepatan, dan kemudahan akses pelayanan Adminduk menjadi hal yang sangat penting untuk diwujudkan. Pemkab Brebes berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan gratis. Yakni, melalui program Satu Hari Jadi yang kini diperkuat Kios Adminduk di setiap desa,” terangnya. Menurut dia, pembaruan data kependudukan secara real-time merupakan hal yang penting. Pihaknya meminta agar data kelahiran dan kematian segera dilaporkan. “Untuk data kelahiran, setelah anak lahir harus segera di buatkan akta kelahirannya. Saya sudah instruksikan ke Dinas Kesehatan agar semua rumah sakit dan puskesmas, membantu pelayanan pembuatan KK dan akta kelahiran secara gratis serta cepat,” tegasnya. Bupati juga meminta, peran aktif kepala desa dalam memperbarui data penduduk yang meninggal. “Pak kades harus mengupdate KK bagi warga yang wafat. Hal ini penting agar bantuan, seperti PKH tidak lagi mengalir kepada penerima yang sudah meninggal dan dapat dialihkan kepada yang lebih membutuhkan,” sambungnya. Bupati mengaku, sempat khawatir terkait ketersediaan infrastruktur internet di semua desa. Namun kekhawatiran ini terjawab setelah memastikan bahwa seluruh 297 desa dan kelurahan telah memiliki koneksi yang memadai untuk mengoperasikan Kios Adminduk. "Saya mengajak seluruh camat, kepala desa, dan lurah agar bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini. Artinya, memastikan pelayanan adminduk di wilayah masing-masing berjalan lancar, tertib, dan bebas dari praktik pungli harus Gratis” pungkasnya. Plt Kepala Dukcapil Brebes Apriyanto Sudarmoko menambahkan, kehadiran Kios Adminduk selaras dengan visi misi Bupati yang tertuang dalam RPJMD. “Tujuan utamanya adalah meminimalisir antrean di tingkat kabupaten. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota karena layanan dapat diakses di tingkat desa atau kecamatan,” tambahnya.  **

Artikel Terkait