Pedagang Pasar Banjardawa Menjerit, Lapak Emperan Bikin Sepi Pembeli
Kamis, 28 Agustus 2025 | 18.46

PUSKAPIK.COM, Pemalang - Para pedagang di Pasar Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, mengeluhkan kondisi penataan lapak yang semrawut hingga berdampak pada anjloknya jumlah pelanggan. Pant...
PUSKAPIK.COM, Pemalang - Para pedagang di Pasar Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, mengeluhkan kondisi penataan lapak yang semrawut hingga berdampak pada anjloknya jumlah pelanggan.
Pantauan di lokasi, banyak lapak-lapak pedagang digelar di emperan depan pasar. Keberadaan mereka lantas membuat pengunjung enggan masuk ke dalam area pasar dan lebih memilih berbelanja di luar pasar.
Kondisi ini membuat para pedagang di dalam area pasar resah. Pasalnya dampak dari maraknya lapak di emperan membuat area dalam pasar sepi pengunjung. Hal tersebut sudah berlarut-larut. Keluhan mereka pun tak kunjung terjawab.
"Padahal dari awal program revitalisasi pasar tidak boleh ada pedagang di luar pasar (emperan), tapi nyatanya begitu, enggak ada tindakan." tutur salah seorang pedagang yang tak mau disebutkan namanya, Kamis (28/8/2025).
"Mereka keukeuh karena merasa bayar retribusi. Sebetulnya di sebelah timur pasar sudah pemekaran (area pedagang) biar pedagang di luar bisa nempatin, tapi mereka tetap di luar." imbuhnya.
Pedagang di area dalam Pasar Banjardawa semakin tertekan karena
mayoritas pelapak emperan merupakan petani yang langsung menjual hasil panen dengan harga yang jauh lebih murah. Harga pasar pun tergoncang.
"Iya petani-petani semua, makanya harganya beda. Petaninya langsung yang jual di depan." tuturnya kepada puskapik.com.
Pedagang-pedagang di area dalam Pasar Banjardawa berharap segera ada tindakan dari kepala pasar maupun Dinas Koperasi dan UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemalang untuk penataan lapak pedagang.
Menanggapi itu, Kepala Diskoperindag Pemalang, Fera Djoko Susanto, menyampaikan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan para pedagang Pasar Banjardawa dengan meninjau langsung kondisi di lapangan.
"Coba kami nanti cek dan kami panggil kepala pasarnya." kata Djoko saat dikonfirmasi puskapik.com. **



