Kajen Jadi Resik! AKBP Rachmad C. Yusuf dan Wabup Sukirman Kompak Gerakkan 'Indonesia Asri'

Jumat, 13 Februari 2026 | 21.23
Ratusan personel TNI-Polri, Pemkab Pekalongan, dan relawan gotong royong wujudkan lingkungan asri di Kota Santri.
Ratusan personel TNI-Polri, Pemkab Pekalongan, dan relawan gotong royong wujudkan lingkungan asri di Kota Santri.

Ratusan personel TNI-Polri dan Pemkab Pekalongan gelar Gerakan Indonesia Asri, bersih-bersih Pasar Kajen dan titik publik Kota Santri.

PEKALONGAN, puskapik.com - Ratusan personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, hingga relawan turun ke jalan demi mewujudkan lingkungan yang asri di "Kota Santri". Dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, aksi bersih-bersih ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan bertajuk Apel Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) ini dipusatkan di Taman Dadi Kajen (Tugu 0 Kajen), Kabupaten Pekalongan, Jumat (13/12/2025). Nampak hadir mendampingi Kapolres, Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., beserta jajaran PJU Polres dan kepala OPD terkait.

Dalam amanatnya, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri bukan sekadar program kerja, melainkan sebuah budaya baru yang harus ditanamkan di setiap lapisan masyarakat.

Baca Juga: Masyarakat Pemalang Diajak Adaptif terhadap Layanan Publik Berbasis Digital

"Indonesia yang asri tidak akan terwujud hanya lewat pidato di televisi. Perubahan besar selalu dimulai dari hal terkecil, yaitu diri kita sendiri. Memastikan tidak ada satu pun sampah plastik, puntung rokok, atau bungkus makanan yang tercecer adalah aksi nyata yang kita butuhkan saat ini," tegas AKBP Rachmad di hadapan peserta apel.

Kapolres menambahkan, menjaga kebersihan lingkungan adalah fondasi bagi pembentukan karakter dan integritas. Menurutnya, lingkungan yang bersih mencerminkan pikiran yang tertata dan kedisiplinan yang tinggi.

"Ketika kalian memilih untuk memungut sampah tanpa diminta, kalian sebenarnya sedang menanamkan benih integritas. Kedisiplinan menjaga kebersihan adalah pondasi untuk menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab terhadap bumi," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa alam yang dinikmati saat ini bukanlah warisan nenek moyang, melainkan titipan anak cucu yang harus dijaga kelestariannya agar tidak dikembalikan dalam keadaan rusak.

Usai apel, pasukan gabungan langsung bergerak menyisir sejumlah titik, diantaranya pertigaan Tugu 0 KM Sibedug, sepanjang Jalan Diponegoro Kajen, Pasar Kajen, Terminal Kajen dan Dukuh Empon-empon, Desa Kalijoyo (Area terdampak erosi sampah TPA Bojonglarang.

Fokus utama pembersihan kali ini adalah Pasar Kajen, yang merupakan urat nadi ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait