Pemkab Brebes dan MUI Gelar Halaqah Kebangsaan, Ikhtiar Jaga Kedamaian
Kamis, 2 Oktober 2025 | 00.32

BREBES, puskapik.com - Di tengah dinamika sosial keagamaan yang kerap memicu keresahan, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Halaqah Kebangsaan sebagai ikhtiar b...
BREBES, puskapik.com - Di tengah dinamika sosial keagamaan yang kerap memicu keresahan, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Halaqah Kebangsaan sebagai ikhtiar bersama menjaga kedamaian dan ketertiban masyarakat.
Bertempat di Grand Dian Hotel Brebes, forum ini menjadi ruang silaturahmi lintas elemen demi mewujudkan Brebes sebagai rumah yang aman dan damai bagi semua. "Kita membutuhkan keterlibatan peran semua elemen tanpa kecuali, termasuk MUI untuk mewujudkan kondusivitas dan kedamaian di masyarakat," kata Wakil Bupati Brebes, Wurja saat membuka acara itu, Rabu (1/10/2025). Ia menegaskan bahwa ulama tidak boleh bersikap apatis terhadap fenomena sosial yang berkembang. "Tanggung jawab kita bukan hanya soal ibadah, tapi juga kemaslahatan dunia, termasuk hubungan sosial yang sehat dan damai," tambahnya. Ketua Umum MUI Kabupaten Brebes, KH Sholahuddin Masruri, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanamkan semangat kasih sayang dan kebhinekaan. "Kita bisa membangun Brebes yang aman dan berkeadaban jika masing-masing dari kita menghidupi jiwa Ar-Rahman Ar-Rahim," ucapnya. Ia mengingatkan bahwa perbedaan bukan ancaman, melainkan kekuatan. "Seperti para tokoh bangsa dulu, kita bisa berbeda tapi tetap bersatu demi NKRI," ujarnya. Ketua Penyelenggara, Akhmad Ma’mun, menyampaikan bahwa Halaqah ini adalah bentuk nyata peran MUI sebagai pelindung umat dan mitra pemerintah. "Kami ingin membangun kesadaran bahwa keberagaman adalah rahmat. Ukhuwah islamiyah dan kerukunan antarumat harus terus diperkuat," katanya. Halaqah Kebangsaan diikuti sekitar 150 peserta dari unsur TNI, Polri, OPD, Forkopimcam, dan organisasi keagamaan. Narasumber seperti Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, perwakilan Kapolres Brebes, KH Hudallah Karim, dan Dr Akrom Jangka Daosat turut memperkaya diskusi dengan perspektif keamanan, spiritualitas, dan kebangsaan. Di tengah keberagaman, Brebes terus berikhtiar menjadi rumah yang aman, damai, dan sejahtera. Halaqah ini menjadi bukti bahwa ketika ulama, pemerintah, dan masyarakat bersatu, maka kedamaian menjadi keniscayaan. **


