Sumarno Dorong Percepatan Penyelesaian Konflik Lahan di Jawa Tengah

Sekda Jateng Sumarno dorong percepatan penyelesaian sengketa lahan TNI lewat dukungan pusat saat RDP DPR RI, bahas konflik agraria hingga optimalisasi aset
JAKARTA, puskapik.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendorong percepatan penyelesaian konflik lahan di wilayahnya melalui dukungan kebijakan dari pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin, 13 April 2026.
RDP tersebut membahas legitimasi lahan dan revitalisasi pangkalan sebagai bagian dari transformasi tata kelola aset TNI, guna mengatasi persoalan sengketa, resolusi konflik, hingga optimalisasi nilai ekonomi pertahanan.
Baca Juga: Kendaraan Dinas Pemkab Pemalang Mulai Beralih ke Motor Listrik
Sumarno menyambut baik langkah Komisi I DPR RI, khususnya Panitia Kerja (Panja) Tanah TNI, yang dinilainya serius mendorong penyelesaian konflik agraria antara TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan, Jawa Tengah masih memiliki pekerjaan rumah terkait sengketa lahan TNI, salah satunya di kawasan Urut Sewu, Kabupaten Kebumen, yang hingga kini masih berproses penyelesaian.
Dalam forum tersebut, beber dia, pemerintah daerah diminta memaparkan permasalahan, langkah yang telah ditempuh, serta progres penyelesaian yang berjalan. Ia berharap, hasil diskusi tersebut dapat melahirkan rekomendasi konkret dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Promo Spesial Rayakan HUT ke-34 Perumda Tirta Ayu Slawi, Pasang Baru Bisa Dicicil 10 Kali
“Mudah-mudahan nanti ada kebijakan yang bisa mengakselerasi penyelesaian sengketa tanah ini. Karena kami yakin, di ujung proses akan ada persoalan yang kompleks dan tidak mudah diselesaikan tanpa kebijakan khusus,” jelasnya.
Sumarno menambahkan, pendekatan bertahap menjadi strategi yang saat ini dilakukan Pemprov Jateng, dengan memprioritaskan penyelesaian kasus-kasus yang memungkinkan diselesaikan lebih dulu.


