Sumarno Tekankan Sekda se-Jateng Fokus pada Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Jumat, 30 Januari 2026 | 08.58
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.

Sekda Jateng Sumarno mengingatkan Sekda kabupaten/kota agar serius mengelola Koperasi Merah Putih secara profesional demi menggerakkan ekonomi desa.

TEGAL, puskapik.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengingatkan para Sekda kabupaten/kota agar memberi perhatian serius terhadap tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah masing-masing.

“KDKMP harus menjadi fokus. Jangan sampai mengulang pengalaman Koperasi Unit Desa (KUD) yang dulu banyak tumbang akibat persoalan manajemen,” ujar Sumarno dalam Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Jawa Tengah di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Kamis malam, 29 Januari 2026.

Ia menilai, KDKMP memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dari desa, namun harus dikelola secara profesional dan berpihak pada anggota.

Baca Juga: Percepat Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi Strategis

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) per Oktober 2025, di Jawa Tengah tercatat sudah ada 8.523 unit Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, 3.891 unit sudah beroperasi. Koperasi tersebut jumlah anggotanya mencapai 136.112 orang.

Menurut Sumarno, kegiatan rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis untuk silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi antarsekda yang memiliki tanggung jawab serupa.

“Kegiatan ini yang utama adalah silaturahmi. Kita kumpul karena tanggung jawab kita yang sama,” ucapnya.

Baca Juga: Jateng–Jatim Gelar Misi Dagang, Target Rp867 Miliar per Tahun

Menurut dia, penguatan koordinasi antarsekretaris daerah kabupaten/kota dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah sangat penting. Apalagi, adanya penyesuaian dana transfer pusat ke daerah juga menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Sumarno juga meminta kepada para Sekda kabupaten/kota agar membangun hubungan yang baik dengan kepala daerah masing-masing. Ia menilai komunikasi dan kesamaan frekuensi menjadi kunci menjaga stabilitas pemerintahan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait