Percepat Produktivitas Pangan, Pemprov Jateng Perkuat Kolaborasi Strategis

Pemprov Jateng memperkuat kolaborasi strategis lintas sektor guna mempercepat produktivitas pangan dan meneguhkan peran sebagai penumpu pangan nasional 2026.
SEMARANG, puskapik.com — Pemerintah Provinsi menjalin kolaborasi strategis dengan beragam pemangku kepentingan guna mempercepat peningkatan produktivitas pangan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat peran provinsi sebagai penopang pangan nasional pada 2026.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis malam, 29 Januari 2026.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan LDK dari berbagai daerah di luar Jawa Tengah.
Baca Juga: Wamensos Tinjau Korban Banjir Bandang Pemalang, Jamin Rehabilitasi Rumah
Luthfi membeberkan, upaya kolaboratif yang dilakukan itu di antaranya dengan menjalin komitmen bersama bupati dan wali kota se-Jawa Tengah belum lama ini. Hal itu guna mencapai target sekitar 10,5 juta ton GKG (gabah kering giling) pada tahun ini. Termasuk peningkatan produktivitas tanaman pangan lain seperti jagung.
Selain itu, pihaknya juga membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, organisasi masyarakat, swasta, dan lainnya. Hal ini tak lain dan tak bukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita gandeng semua untuk kerja-kerja kolaboratif, baik itu tokoh maupun organisasi kemasyarakatan, termasuk di dalamnya organisasi Muhammadiyah," ucap Luthfi.
Baca Juga: Perpustakaan Jawa Tengah Raih DAK Nonfisik Rp17,6 Miliar
Oleh karenanya, Luthfi juga meminta kepada Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah untuk ikut terlibat dalam pembangunan di Jawa Tengah dan di wilayah masing-masing. Menurutnya, lembaga dakwah komunitas tidak hanya memiliki visi misi dakwah keagamaan tetapi juga misi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, bahwa ia telah menyampaikan laporan tentang apa saja yang sudah dilakukan dan dicapai oleh Jawa Tengah kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam setiap laporan itu, Jawa Tengah mendapatkan pujian dari Presiden terutama untuk program-program unggulan.
Artikel Terkait

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Pemulihan Banjir dan Longsor Pemalang

Polda Jateng Petakan Kerawanan Jalur Pantura Jelang Ops Ketupat Candi 2026

Perkuat Tanggul Kritis Sungai Bodri, Warga di Kendal Pasang Bambu dan Karung Berisi Pasir
